Sabtu, 06 Maret 2021 15:04

Jadi Biang Kecelakaan Beruntun, Oknum Satpol PP Banyuwangi Malah Ngajak Korban Urusan Polisi

Rabu, 20 Januari 2021 12:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
Jadi Biang Kecelakaan Beruntun, Oknum Satpol PP Banyuwangi Malah Ngajak Korban Urusan Polisi
Kondisi motor milik Luky usai terlibat kecelakaan beruntun akibat putusnya rantai motor oknum anggota Satpol PP Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Nasib apes menimpa Luky (23), warga Temenggungan Banyuwangi. Ia menjadi korban kecelakaan beruntun, gara-gara motor Supra X oknum Satpol PP Banyuwangi berinisial H, tiba-tiba berhenti di tengah jalan karena putus rantai, tepatnya di tikungan pertigaan Jalan Banterang pasar Banyuwangi, beberapa waktu lalu.

Akibatnya, motor Verza yang ditungganginya menabrak mobil pikap di depannya yang ngerem mendadak. Sehingga, motornya itu pun mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Dek depan dan lampunya pecah.

Alih-alih mau tanggung jawab dan langsung memperbaikinya, oknum Satpol PP itu malah mengajak urusan dengan polisi, dan tidak memilih penyelesaian secara kekeluargaan.

“Bukannya saya tidak mau tanggung jawab, biar polisi saja yang memutuskan, siapa yang salah,” kata oknum Satpol PP berinisial H yang didampingi oleh seseorang yang mengaku kakaknya saat didatangi di rumahnya, Selasa (19/1/2021).

Sementara itu, Luky menyesalkan sikap oknum Satpol PP tersebut. Pasalnya, dia berbelit-belit saat dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan motornya akibat kecelakaan beruntun yang diduga disebabkan oknum tersebut.

Padahal, Luky sempat menolong oknum Satpol PP tersebut setelah rantai motornya putus. Luky mengungkapkan, dirinya rela mendorong motor oknum Satpol PP tersebut hingga sampai ke rumahnya karena tidak bisa jalan sama sekali.

Kendati demikian, ia tidak menyesali pernah membantu memperbaiki motor milik oknum Satpol PP tersebut usai kejadian.

“Bantuan itu spontan saya lakukan. Karena rasa kemanusiaan saya saja. Waktu itu, saya bela-belain pulang ke rumah mengambil alat bengkel untuk melepas rantai yang putus itu, agar tidak terjepit dan supaya bisa jalan lagi. Kemudian saya bantu dorong motornya sampai ke rumahnya,” ujarnya.

“Tapi dia mengajak urusan dengan polisi, ya tidak apa-apa saya layani. Karena kerusakan motor saya ini bukan murni kesalahan saya juga,” kata Luky.

“Seandainya saja dia tidak berhenti di tengah jalan akibat rantainya putus, mungkin kecelakaan ini tidak pernah terjadi. Padahal saya sempat ngerem juga saat kejadian. Seharusnya sebelum jalan, motor itu harus dicek terlebih dahulu, layak jalan atau tidak,” sesalnya.

Rencananya, oknum Satpol PP Banyuwangi itu meminta mediasi polisi untuk menyelesaikan permasalahannya tersebut pada Rabu (20/1/2021) siang besok.

“Mudah-mudahan, polisi bisa bersikap adil menengahi permasalahan ini,” harap Luky. (guh/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...