Bupati Jember, Muhammad Fawait saat memberikan keterangan resmi secara daring. (Ist)
JEMBER, BANGSAONLINE.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, merespons isu yang menyatakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bakal langka lantaran semakin memanasnya konflik di Timur Tengah.
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Wahyawibawagraha pada Kamis (5/3/2026), Bupati Fawait justru menyatakan bahwa stok BBM masih dalam kondisi aman, bahkan berlebih.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Meski di tingkat global terjadi dinamika yang berpotensi memengaruhi distribusi energi, lanjut Gus Fawait, namun kondisi tersebut tidak berdampak pada penyaluran BBM di Jember. Ia menekankan bahwa data yang diperoleh dari pihak terkait menunjukkan kondisi pasokan masih stabil dan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan SBM Pertamina Jember, organisasi Hiswana Migas, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut, pemerintah daerah memperoleh kepastian bahwa rantai distribusi bahan bakar ke wilayah Jember tetap berjalan normal.
“Kami telah memverifikasi data langsung dari Pertamina. Hasilnya, stok BBM kita sangat aman untuk memenuhi kebutuhan harian seluruh warga Jember,” ujar Gus Fawait saat memberikan keterangan kepada media secara daring.
Bupati juga menyampaikan beberapa poin penting untuk meredakan kekhawatiran publik. Menurutnya, pihak Pertamina telah menyatakan kesiapan untuk menambah pasokan secara cepat apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan permintaan di masyarakat.
“Pertama, Pertamina telah berkomitmen untuk melakukan penambahan stok secara instan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan konsumsi di masyarakat,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




