Selasa, 20 April 2021 05:44

Pembangunan Gedung Baru RS Fatimah Jalan Terus, Awak Media Geruduk Kantor Satpol PP

Rabu, 16 Mei 2018 00:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ganda Siswanto
Pembangunan Gedung Baru RS Fatimah Jalan Terus, Awak Media Geruduk Kantor Satpol PP

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Surat Peringatan (SP) satu dari Satpol PP kepada pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah tidak dihiraukan. SP 1 itu sebelumnya dilayangkan kepada RSI Fatimah karena rumah sakit tersebut melanggar aturan perda, lantaran membangun gedung baru tanpa dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pantauan di lokasi, Selasa (15/5), pembangunan gedung baru itu jalan terus. Padahal peraturan SP 1 dari satpol PP sudah menjelaskan bahwa pihak RS Fatimah harus memberhentikan pembangunannya sampai IMB-nya keluar.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Perda Satpol PP Joko Sugeng mengatakan segera memerintahkan Ardian selaku Kasi Penindak Perda untuk memantau dan meninjau bangunan gedung RS Fatimah.

Namun, pantauan awak media di lokasi, ternyata Ardian bersama tim dari Satpol PP tidak kunjung menampakkan batang hidungnya. Saat dikonfirmasi via seluler, Ardian mengaku hanya menghubungi Kabag Admin Rumah Sakit Fatimah, Rofiq, agar menghentikan pembangunan.

BACA JUGA : 

Jadi Biang Kecelakaan Beruntun, Oknum Satpol PP Banyuwangi Malah Ngajak Korban Urusan Polisi

Peserta JKN-KIS di Banyuwangi Bayar RS Pinjam Uang Tetangga, Sempat Ditawari Pemakaman Covid-19

Kena Operasi Sabtu Malam, 75 Pelanggar Diamankan Tim Gabungan di Banyuwangi

​Pakai KIS, Pasien Ngaku Ditolak Rawat Inap, Direktur RS PKU Muhammadiyah Bantah

"Saya hanya kasi, masih ada kabid dan saya menunggu perintah Kasatpol PP," tulisnya lewat pesan WhatsApp di handphone salah satu awak media.

Awak media yang merasa kecewa dengan hal ini kemudian menggeruduk kantor Satpol PP untuk laporan kepada Kepala Satpol PP. Sayang, usaha ini gagal karena ternyata Kepala Satpol PP Edy Supriyono M.Si tidak ada di tempat. Dalam kesempatan itu, para awak media hanya diterima oleh Kabid Penegak Perda Satpol PP, Joko.

Dalam kesempatan itu, Joko mengungkapkan jika Ardian lah yang seharusnya berhak menindak karena dia PPNSnya. "Besok kami buatkan dan langsung kami layangkan SP duanya. Kalau tidak diindahkan lagi kami langsung layangkan SP tiga atau eksekusi. Saya sangat berterimakasih kepada para awak media yang sudah banyak memberikan informasi kepada kami," imbuhnya. (gda/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...