Kamis, 03 Desember 2020 13:42

Pemkab Sumenep Gencarkan Razia Gabungan untuk Berantas Rokok llegal

Jumat, 26 Juni 2020 18:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
Pemkab Sumenep Gencarkan Razia Gabungan untuk Berantas Rokok llegal
Disperindag, Bagian Hukum, dan Satpol PP Kabupaten Sumenep mengajak masyarakat ikut berperan dalam pemberantasan rokok ilegal.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi peredaran rokok ilegal, petugas gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengintensifkan razia menyisir toko tradisional dan modern, serta warung pengecer. Petugas gabungan itu terdiri dari Bagian Perekonomian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bagian Hukum, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Mereka berkeliling menindaklanjuti peredaran rokok ilegal tanpa dilengkapi pita cukai dan rokok dengan pita cukai palsu. Kegiatan ini berlangsung tanggal pada tanggal 22 sampai dengan 29 Juni 2020.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep Drs. Laili Maulidy, M.Si mengatakan, dengan operasi gabungan oleh tim gabungan ini untuk memutus peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sumenep.

“Tujuannya, agar masyarakat juga berpartisipasi memerangi peredaran rokok ilegal, dan mengajak pengusaha yang masih melakukan praktek ilegal agar menghentikan kegiatannya,” katanya, Jumat (26/6/2020).

Ia menegaskan rokok ilegal ini sangat merugikan kerugian Negara dan masyarakat. Karena itu ia mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peredaran rokok ilegal agar menginformasikannya kepada Bea Cukai setempat.

Lanjut Laili, razia dilakukan karena Kabupaten Sumenep menjadi zona merah atau masih tergolong tinggi peredaran rokok ilegalnya. Sepanjang tahun 2019 lalu, data dari Bea Cukai Madura menyebutkan di Kabupaten Sumenep ditemukan sebanyak 1.356.226 batang rokok ilegal.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah diakukan oleh Bagian Perekonomian dalam memberantas rokok ilegal. Selain meningkatkan pengawasan secara intensif, kegiatan ini nantinya akan dilakukan berulang-ulang pada waktu tertentu,” tuturnya.

“Petugas gabungan mengimbau kepada masyarakat untuk ikut membantu memberantas rokok ilegal dengan cara tidak mengonsumsi serta menjual dan membeli barang kena cukai ilegal. Sebab jika barang ilegal terus dipasarkan, akan berdampak pada pendapatan Negara,” pungkas Maulidy. (aln/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...