Seorang petani di Sumenep saat menyiram tanaman tembakau (dok. Ist)
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Tahun ini, terdapat 8.500 hektare lahan di Kabupaten Sumenep ditanami tembakau. Pemerintah Kabupaten Sumenep kini tengah menyiapkan berbagai bantuan untuk mendukung para petani tembakau.
Untuk kebutuhan bibit, pemerintah akan memfasilitasi bantuan benih tembakau. Diperkirakan ada sekitar 15 kelompok tani (poktan) yang melakukan penyemaian benih.
BACA JUGA:
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
- Gus Lilur Dorong Industri Tembakau dari Bawah, Petani Harus Jadi Penentu
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
Setiap kelompok diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 1,5 juta bibit, sehingga total bibit yang dihasilkan mencapai kurang lebih 22,5 juta batang.
Puluhan juta bibit tersebut nantinya akan disalurkan secara gratis kepada para petani yang membutuhkan. Pembenihan dilakukan menggunakan varietas unggulan agar hasil panen lebih maksimal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan pihaknya terus berperan aktif dalam mendukung petani tembakau di daerahnya.
“Adapun salah satu bentuk dukungan kami adalah dengan aktif memberikan pendampingan kepada para petani. Karena itu, kami akan sering mengadakan pembinaan yang dilakukan oleh petugas penyuluh lapangan (PPL),” kata Chaniur Rasyid kepada awak media.
Menurut Chainur, setiap PPL memiliki wilayah binaan sendiri, yakni satu hingga tiga desa. Namun jumlah petugas masih terbatas yakni sekitar 150 orang. Sedangkan jumlah desa dan kelurahan di Sumenep mencapai 334.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




