LNU Berharap PBNU Dipimpin Oleh Sosok yang Banyak Kawan, Bukan Lawan

LNU Berharap PBNU Dipimpin Oleh Sosok yang Banyak Kawan, Bukan Lawan Leader Nahdliyin United, Rofi’i Muchlis.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Leader Nahdliyin United (LNU), Muhamad Rofi'i Muchlis (Cak Ofi) berharap pemimpin PBNU kedepan adalah sosok yang banyak kawan, bukan lawan.

“NU sangat butuh tokoh yang banyak kawan, tapi sedikit lawan,” kata Cak Ofi kepada BANGSAONLINE di kediamanya Kampung Family, Kota Kediri, (2/1/2026).

Menurutnya, pemimpin NU kedepan harus mampu menjaga martabat NU, menciptakan trobosan yang maslahat untuk bangsa, dan menjaga keharmonisan organisasi.

Adapun keriterianya adalah akademis, aktivis, birokrat, pengalaman menjadi pengurus PBNU, dan tidak punya rekam jejak politik.

“Kalau NU masih terkontaminasi dengan tokoh yang afiliasinya politik, selamanya akan timbul gejolak-gejolak baru yang bikin kegaduhan di NU,” tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, sosok yang demikian di NU itu stoknya sangat banyak, di antaranya Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj (Eks Ketum PBNU dua periode), Prof. Dr. KH. Abdul Ghofar Rozin (Eks Ketua RMI PBNU), KH. Marzuki Mustamar (Eks Ketua PWNU Jatim), Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim (Ketua Pergunu), KH. Mustofa Bisri, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin (Mantan Wapers RI), KH. Anwar Mansur (Rais Syuriah PWNU Jatim), KH. Abdul Hakim Mahfudz (Ketua PWNU Jatim), KH. Kafabihi Mahrus Lirboyo, dan lainya.

Menurut Cak Ofi, para tokoh-tokoh tersebut adalah pejuang yang ikhlas mengabdi untuk NU. Rekam jejak dan pengalamanya sudah dikenal, dan secara finansial sangat mampu.

“Kalau secara finansial sudah merdeka, maka kemungkinan kecil bahkan tidak akan beliaunya mencari penghidupan di organisasi suci seperti NU ini,” pungkasnya. (afa/msn)