Empat wisatawan asal Sidoarjo saat diselamatkan petugas Polsek Sangkapura, Koramil Sangkapura, dan Kades Kumalasa. (Ist)
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polsek Sangkapura, Polres Gresik menyelamatkan 4 wisatawan asal Sidoarjo yang tersesat di jalur hutan dan perbukitan saat hendak pulang dari objek wisata Tanjung Ghe’en, di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.
Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza menyampaikan, keempat wisatawan itu berhasil ditemukan berkat laporan cepat ke layanan darurat 110 Polres Gresik.
“Keempatnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” tandas Hepi, Jumat (2/1/2026).
Hepi menjelaskan, keempat wisatawan laki-laki yang terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak tersebut dilaporkan tersesat saat perjalanan pulang menjelang malam.
“Keempat wisatawan ini kami temukan sekitar pukul 19.00 WIB, setelah tim gabungan bergerak melakukan pencarian di medan yang dikenal sulit dan minim penerangan,” ungkapnya.
Kepala Desa Kumalasa, Idham Cholik, mengungkapkan bahwa informasi awal ada 4 wisatawan tersesat diterimanya dari Polsek Sangkapura setelah adanya laporan masuk melalui call center 110 Polres Gresik.
“Sekitar pukul 18.00 WIB saya mendapat laporan dari kepolisian bersama Koramil. Kami langsung bergerak bersama warga untuk melakukan pencarian,” ujarnya.
Menurutnya, proses pencarian tidak mudah karena jalur menuju Tanjung Ghe’en tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, sehingga tim harus menyusuri jalur perbukitan dan hutan dengan berjalan kaki.
“Medannya cukup berat dan gelap. Sekitar satu jam pencarian, akhirnya empat wisatawan itu berhasil kami temukan di pinggir pantai,” ungkapnya.
Dari keterangan para wisatawan, mereka tersesat karena kemalaman dan salah mengambil jalur, yang justru membawa mereka kembali ke arah pantai.
“Mereka mengira jalur itu jalan pulang, tapi justru kembali ke pantai. Akhirnya salah satu dari mereka berteriak minta tolong, dan suaranya terdengar oleh tim pencari,” jelasnya.
Setelah sumber suara diketahui, tim langsung menuju ke lokasi dan menemukan keempat wisatawan dalam keadaan selamat tanpa luka serius. Mereka dievakuasi dan diistirahatkan di sekitar wilayah Kecamatan Sangkapura.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aipda Wijiono menambahkan, salah satu wisatawan sempat menghubungi layanan darurat 110 Polres Gresik untuk meminta pertolongan.
“Benar, ada laporan masuk melalui 110. Alhamdulillah, seluruh wisatawan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Sebagai informasi, Tanjung Ghe’en berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga, dengan akses berupa jalan naik turun, medan terjal, dikelilingi hutan lindung, serta kondisi sinyal komunikasi yang tidak stabil, sehingga rawan bagi wisatawan yang berkunjung tanpa pendamping atau penerangan memadai. (hud/msn)







