Sabtu, 28 November 2020 12:20

Klaster Baru Bermunculan, DPRD Gresik Desak Pemkab Gelar Rapid Test Besar-besaran

Selasa, 16 Juni 2020 10:26 WIB
Editor: .
Wartawan: Syuhud
Klaster Baru Bermunculan, DPRD Gresik Desak Pemkab Gelar Rapid Test Besar-besaran
Kantor Dispendik Gresik ditutup seminggu setelah ada PNS yang meninggal dengan status PDP Covid-19. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik menyikapi tren kenaikan jumlah warga Kabupaten Gresik yang dinyatakan postif virus Corona (Covid-19). Ketua Fraksi PDIP, Noto Utomo mendesak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik agar segera menggelar rapid test dan swab test massal untuk memutus penyebaran virus corona.

"Harus itu. Satgas harus lakukan rapid test dan tes swab besar-besaran. Jangan sampai terlambat," ujar Noto kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (16/6).

Untuk mendukung kebijkan itu, kata Noto, Gugus Tugas bisa mengajukan anggaran lagi. "Kalau anggaran sudah habis, Satgas bisa kembali mengajukan. Ini menyangkut keselamatan masyarakat," jelas Anggota Komisi IV yang membidangi kesehatan ini.

Noto sendiri mengaku terkejut, setelah mengetahui ada PNS di Dinas Pendidikan yang meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Selain itu, juga ada 14 pedagang Pasar Benjeng dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Noto mengatakan dirinya sudah mencari informasi ke keluarga almarhum PNS Dispendik yang meninggal di Desa Gumeno Kecamatan Manyar. "Semalam saya dapat kabar orang tua almarhum tenggorokannya terasa sakit saat digunakan menelan. Saya belum dapat info faktornya apa," ungkap Noto.

Untuk itu, ia meminta agar keluarga almarhum dan orang-orang yang ditengarai pernah berinteraksi dengannya dilakukan rapid test. "Termasuk PNS di Dinas Pendidikan, kapan akan di-rapid test? Juga istri almarhum yang bekerja di DPMPTSP, dan PNS yang pernah berinteraksi dengan istri almarhum," cetusnya.

"Fakta ini membuktikan sebaran Covid-19 di Kabupaten Gresik jangan dianggap remeh. Kalau dilihat dari sebarannya, ini sudah masif. Makanya harus dilakukan lokalisir biar tak merembet ke mana-mana," pintanya.

Noto mengingatkan Gugus Tugas agar segera melakukan rapid test terhadap seluruh pedagang apabila ada pasar yang lingkungannya sudah terjangkit virus corona.

"Apakah rapid itu sudah dilakukan secara menyeluruh terhadap pedagang pasar? Baik yang berdagang di pasar milik pemerintah, pasar milik swasta, dan pasar desa yang tersebar di banyak desa di 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Kalau ada indikasi dari hasil tracing langsung di-rapid test semua dan dilokalisir," pinta Sekretaris DPC PDIP Gresik ini.

Terkait dengan karantina pegagang, warga yang reaktif, dan positif Covid-19, ia meminta Pemkab Gresik bekerja sama dengan pengelola hotel apabila rumah sakit (RS) sudah overload. "Kan di Gresik banyak hotel kosong. Langkah ini yang saya ketahui juga dilakukan Pemkot Surabaya untuk memutar rantai penyebaran," pungkasnya. (hud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...