Pertamina Patra Niaga menyatakan cuaca buruk di alur pelayaran Jawa menjadi penyebab distribusi LPG terhambat.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram di Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kekosongan stok. Pertamina Patra Niaga menyatakan cuaca buruk di alur pelayaran Jawa menjadi penyebab distribusi LPG terhambat.
Dampaknya, pengiriman dari agen menuju pangkalan terhambat. Hal ini mengakibatkan stok di sejumlah pangkalan wilayah Bojonegoro mengalami kekosongan.
Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan gangguan distribusi disebabkan cuaca buruk di alur pelayaran Jawa yang menghambat pergerakan kapal pengangkut LPG.
"Kami akan segera melakukan percepatan pemulihan pasokan LPG," katanya, Senin (19/1/2026)
Pertamina Patra Niaga bakal mengatur distribusi LPG agar tetap menyalurkan rata-rata 50 persen dari volume harian normal dari SPBE ke agen hingga pangkalan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan LPG tetap merata di masyarakat.
“Kami optimistis kondisi akan segera membaik dan distribusi LPG kembali berjalan normal dalam waktu dekat,” ujar Ahad.
Ahad mengungkapkan, kapal pengangkut LPG telah sandar di Terminal LPG Perak pada Jumat (16/1/2026) dini hari dengan membawa muatan LPG. Ia menegaskan LPG akan segera didistribusikan ke seluruh SPBE, agen, dan pangkalan di wilayah terdampak.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik, dan membeli LPG dengan wajar. Karena kebutuhan atau kuota masih tercukupi," ungkapnya.
Salah satu pemilik pangkalan di Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, berinsial K, mengungkapkan, kekosongan gas LPG 3 kilogram sudah terjadi beberapa hari terakhir ini. Dari agen belum mengirim stok LPG meski sudah jadwalnya dikirim.
"Kirimnya telat, kemarin dikirim tapi tidak sesuai dengan jumlah kuota di pangkalan," katanya.
Selain pangkalan di salah satu desa di Kecamatan Kapas yang mengalami kekosongan gas LPG, sejumlah pangkalan di Kecamatan Balen, Sugihwaras, Sumberejo juga mengalami keterlambatan kiriman dari agen. (jku/rev)






