Kamis, 25 Februari 2021 05:38

Ketua Umum LSM Garda Pantura Minta Pemkot dan Pemkab Pasuruan Pertegas Kebijakan Social Distancing

Minggu, 17 Mei 2020 21:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Ketua Umum LSM Garda Pantura Minta Pemkot dan Pemkab Pasuruan Pertegas Kebijakan Social Distancing
Luqman Hakim, Ketua Umum LSM Garda Pantura.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kebijakan penerapan social distancing dan physical distancing yang digembar-gemborkan pemerintah selama ini dipertanyakan oleh Ketua Umum LSM Garda Pantura, Luqman Hakim. Ia menilai kebijakan tersebut kurang efektif mencegah virus Corona, karena hanya sekadar imbauan.

Terbukti, masih banyak yang tak mengindahkan imbauan pemerintah tersebut. Masyarakat masih beraktivitas seperti biasa, meski juga tidak sedikit yang mematuhi imbauan itu.

Ia juga menyorot kesiapan pemerintah atas penerapan social dan physical distancing. Sebab dengan adanya kebijakan tersebut, tentu berdampak pada sektor ekonomi masyarakat, karena mereka tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

"Diam di rumah saja terpaksa menjadi pilihan. Seolah-olah sedang menunggu keajaiban, di tengah kian menipisnya isi dompet yang terkuras selama ini, ditambah seret pemasukan," cetusnya.

"Kebijakan setengah hati, physical distancing, social distancing, PSBB, atau apalah namanya, karena semua bersifat imbauan, sebatas menuntut kesadaran bersama. Ini menunjukkan seolah-olah pemerintah tidak punya kekuatan lagi menghadapi pandemi Covid-19 ini. Kenapa tidak diharuskan? Menghadapi kondisi darurat tidak cukup dengan imbauan," tegasnya.

Karena itu, ia berharap Plt. Wali Kota dan Bupati Pasuruan yang mempertegas kebijakan tersebut, untuk menyelamatkan kehidupan rakyat. "Mereka berdua memiliki legitimasi kuat lantaran dipilih langsung oleh rakyat," katanya.

"Rakyat tak butuh retorika berbagai teori dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini. Rakyat butuh pemimpin yang mampu dengan upaya nyata untuk memastikan kehidupanya aman dari jangkauan virus mematikan itu," pungkasnya. (par/rev) 

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 24 Februari 2021 07:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Wartawan kondang Dahlan Iskan luar biasa. Tulisanya sangat bernas. Bukan saja enak dibaca tapi juga penuh makna dan kaya warna.Baca saja tulisannya kali ini. Ia bercerita tentang listrik yang mati empat hari. Dampakn...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...