Rabu, 08 Juli 2020 09:07

Sasar Tukang Ojek, Dua Spesialis Maling Motor Asal Kerek Didor Polisi

Jumat, 15 Mei 2020 18:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sasar Tukang Ojek, Dua Spesialis Maling Motor Asal Kerek Didor Polisi
Tersangka Juwanto mempraktikkan caranya untuk menggondol motor.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Jajaran Satreskrim Polres Tuban berhasil melumpuhkan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi di wilayah hukum Polres Tuban, Jumat (15/5).

Kedua pelaku yakni, Juwanto (30) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, dan Alim (55) warga Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Dalam menjalankan aksinya, keduanya memiliki peran yang berbeda. Alim sebagai penadah barang haram hasil aksi pencurian yang dilakukan Juwanto. Baik Alim dan Juwanto, keduanya juga terpaksa harus menerima timah panas dari petugas karena mencoba melawan dan kabur saat diamankan.

"Keduanya kita lumpuhkan karena mencoba melawan saat ditangkap," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono kepada BANGSAONLINE.com.

Perwira menengah itu menjelaskan, pelaku Juwanto selalu mengincar kendaraan bermotor yang ditinggal pemiliknya saat bekerja di sawah. Setelah menemukan sasaran, pelaku beraksi dengan mencabut kabel yang tersambung dengan kunci kendaraan, lalu membawa kabur kendaraan korban.

"Pelaku mengincar motor yang ada di pinggir sawah dan ditinggal pemiliknya beraktivitas dengan cara merusak instalasi listrik," imbuh mantan Kapolres Madiun tersebut.

Tak hanya itu, pelaku juga beberapa kali menyamar menjadi penumpang ojek dan menipu korbannya. Saat diantar menuju lokasi yang diminta, tersangka berusaha meminjam kendaraan korban dan membawanya kabur.

"Pelaku ini unik, dia pura-pura menjadi penumpang ojek, dan meminjam motor korban lalu meningalkannya di suatu tempat," imbuhnya.

Dari aksi kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan 7 unit kendaraan bermotor hasil pencurian dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Sementara dari keterangan kedua pelaku, aksi pencurian yang dilakukan itu sudah sekitar 4 bulan. Hasil barang curian yang didapat dijual dengan harga kisaran Rp 1,5 juta per unitnya. "Hasilnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap pelaku.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4E dan 5E KUHP dan 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 7 tahun penjara. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...