Selasa, 01 Desember 2020 10:20

Sasar Tukang Ojek, Dua Spesialis Maling Motor Asal Kerek Didor Polisi

Jumat, 15 Mei 2020 18:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sasar Tukang Ojek, Dua Spesialis Maling Motor Asal Kerek Didor Polisi
Tersangka Juwanto mempraktikkan caranya untuk menggondol motor.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Jajaran Satreskrim Polres Tuban berhasil melumpuhkan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi di wilayah hukum Polres Tuban, Jumat (15/5).

Kedua pelaku yakni, Juwanto (30) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, dan Alim (55) warga Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Dalam menjalankan aksinya, keduanya memiliki peran yang berbeda. Alim sebagai penadah barang haram hasil aksi pencurian yang dilakukan Juwanto. Baik Alim dan Juwanto, keduanya juga terpaksa harus menerima timah panas dari petugas karena mencoba melawan dan kabur saat diamankan.

"Keduanya kita lumpuhkan karena mencoba melawan saat ditangkap," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono kepada BANGSAONLINE.com.

Perwira menengah itu menjelaskan, pelaku Juwanto selalu mengincar kendaraan bermotor yang ditinggal pemiliknya saat bekerja di sawah. Setelah menemukan sasaran, pelaku beraksi dengan mencabut kabel yang tersambung dengan kunci kendaraan, lalu membawa kabur kendaraan korban.

"Pelaku mengincar motor yang ada di pinggir sawah dan ditinggal pemiliknya beraktivitas dengan cara merusak instalasi listrik," imbuh mantan Kapolres Madiun tersebut.

Tak hanya itu, pelaku juga beberapa kali menyamar menjadi penumpang ojek dan menipu korbannya. Saat diantar menuju lokasi yang diminta, tersangka berusaha meminjam kendaraan korban dan membawanya kabur.

"Pelaku ini unik, dia pura-pura menjadi penumpang ojek, dan meminjam motor korban lalu meningalkannya di suatu tempat," imbuhnya.

Dari aksi kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan 7 unit kendaraan bermotor hasil pencurian dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Sementara dari keterangan kedua pelaku, aksi pencurian yang dilakukan itu sudah sekitar 4 bulan. Hasil barang curian yang didapat dijual dengan harga kisaran Rp 1,5 juta per unitnya. "Hasilnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap pelaku.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4E dan 5E KUHP dan 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 7 tahun penjara. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...