Senin, 12 April 2021 19:25

Terungkap, Kronologi Cairnya Uang 'Pengaman' Rp 125 Juta, Begini Penjelasan Ketua PKIS Sekar Tanjung

Senin, 02 Maret 2020 22:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Terungkap, Kronologi Cairnya Uang
Sejumlah wartawan saat meminta klarifikasi kepada pengurus PKIS Sekar Tanjung.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Terungkapnya penyaluran uang Rp 125 juta 'pengondisian kasus' dari Pusat Koperasi Industri Susu (PKIS) Sekar Tanjung kepada oknum LSM dan oknum awak media di Kabupaten Pasuruan membuat geger. Tindakan itu dinilai mencoreng nama LSM dan awak media yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun, bahwa dugaan pemerasan dilakukan terhadap KPSP Setia Kawan, salah satu konsorsium PKIS Sekar Tanjung. Adapun pelakunya adalah oknum wartawan mingguan berinisial MH.

Salah satu pengurus KPSP Setia Kawan, mengungkap modus yang dilakukan MH untuk meminta uang sebesar Rp 125 juta tersebut. Bahwa, awalnya MH menceritakan adanya pertemuan LSM dan sejumlah media membahas pailitnya PKIS Sekar Tanjung.

"MH bercerita sambil menunjukkan catatan berisi nama-nama pengurus LSM dan media di Pasuruan yang hadir dalam pertemuan itu," kata pengurus tersebut sambil meminta namanya tak dipublikasikan, Senin (3/2).

BACA JUGA : 

Kejari Sebut Sudah Terjunkan Tim Untuk Usut Fee 8 Persen Proyek TPA Wonokerto

Gus Ipul Berharap Koperasi Siswa Dikelola Secara Profesional dan Kekinian

Munandar: Tak Ada Fee 8%, Itu Murni Persoalan Internal KSO Proyek TPA

Dugaan Fee 8 Persen, Ketua DPRD Pasuruan: Jika APH Lokal Lemah, Silakan Undang KPK

"MH bercerita sambil menunjukkan catatan berisi nama-nama pengurus LSM dan media di Pasuruan yang hadir dalam pertemuan itu," kata pengurus tersebut sambil meminta namanya tak dipublikasikan, Senin (3/2).

(Nama-nama oknum wartawan dan LSM yang dicatut MH saat meminta uang Rp 125 juta)

Singkat cerita, MH menjanjikan bahwa kasus PKIS Sekar Tanjung tidak akan di-blow up ke media. Syaratnya, ada kompensasi sebesar Rp 125 juta tersebut.

"Akhirnya pihak PKIS menuruti permintaan tersebut. Kita ini dengan media dan wartawan sudah kenal cukup baik, kalau misalkan itu (permintaan uang, Red) mengataskan namakan wartawan tidak masalah," akui sumber tersebut.

"Pihak koperasi tidak keberatan soal pemberian uang tersebut melalui wartawan tersebut, yang penting adalah pengajuan memang untuk kegiatan wartawan dan LSM di Pasuruan. Kerena mereka adalah mitra koperasi. Apalagi kegiatan sosial mereka kepada masyarakat. Tanpa mereka, kami yakin koperasi tidak akan bisa maju dan dikenal oleh publik," tuturnya.

Di sisi lain, Lujeng Sudarto juga mengungkapkan bahwa MH pernah menemui dirinya untuk konsultasi kasus penjualan tanah yang diduga aset KPSP Setia Kawan di Kejayan. Namun, hasil penjualan aset tersebut diduga digunakan bancakan oleh pengurus koperasi tersbut.

"MH minta uang Rp 2 juta buat operasional. Saat ketemu di kantin bareng arek-arek. Dia jelasin tentang masalah tersebut, tapi gak begitu tak respons, dan aku gak tertarik. Terus minta bantuan Rp 2 juta. (Permintaannya, red) tak tolak, tetep ngerenyeng ae, baru tak suruh minta ke sopirku dikasih Rp 1 juta," cerita Lujeng. (bib/par/rev)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Senin, 12 April 2021 09:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Eat Just –perusahaan San Francisco - di Singapura memproduksi “ayam buatan”. Dibuat dari biji sel ayam beneran. Hanya dalam 14 hari sudah jadi “daging ayam”. Siap santap. Padahal untuk memelihara ayam seca...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...