Minggu, 29 Maret 2020 07:38

Dewi, Siswi MA yang Rawat Kakaknya Seorang Diri Karena Keterbelakangan Mental, Dapat Bantuan Rombong

Kamis, 23 Januari 2020 18:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Bambang Dwi Julianto
Dewi, Siswi MA yang Rawat Kakaknya Seorang Diri Karena Keterbelakangan Mental, Dapat Bantuan Rombong
Dewi saat menerima rombong dari Dinsos Nganjuk. foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Dewi Febrianti Ningtias, siswi MA Al Hidayah Nganjuk yang selama ini merawat kakaknya yang penderita Tuna Grahita seorang diri, mendapat bantuan rombong dari Dinas Sosial (Dinsos) Nganjuk.

Perempuan asal Desa Bukur Kecamatan Patianrowo itu sebelumnya memang berharap mendapat solusi dalam hal biaya hidup, agar ia bisa fokus dalam belajar di sekolah. Apalagi, ia berencana melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Selama ini, Dewi bekerja menjaga warung orang lain, tiap pulang sekolah. Hal ini dilakukan untuk mencukupi nafkah karena ia harus merawat kakaknya seorang diri, karena orang tuanya telah meninggal dunia. Akibatnya, dalam 3 bulan belakangan ini nilai pendidikannya menurun drastis.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos Nganjuk, Agus Sugianto mengatakan bantuan bantuan berupa rombong ini diberikan agar Dewi tidak lagi bergantung orang lain, dan bisa membuka jualan sendiri.

"Saya memberikan bantuan rombong agar bisa mengatur perekonomian sendiri, setidaknya bisa mandiri dan tidak tergantung oleh orang lain," kata Agus dikutip BANGSAONLINE.com, Kamis (24/01).

"Semoga dengan bantuan gerobak beserta modal usaha, bisa mengurangi beban ekonominya," harap Agus.

Sementara Kades Bukur, Kecamatan Patianrowo, M Yahya, membenarkan jika warganya yang bernama Dewi adalah anak yatim piatu. Selama ini, Dewi juga menjadi tulang punggung bagi kakaknya, yang mengalami sakit tuna grahita.

"Awal berkeinginan agar kakaknya diasuh ke panti, tapi akhirnya berubah pikiran ingin dirawat sendiri. Saya harap agar apapun bentuk bantuan bisa dibermanfaat, dan ke depan akan mendapat pendampingan intens dari BUMDes," terangnya.

Di sisi lain, Dewi sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada dirinya. "Awalnya saya memang menginginkan agar kakak ada yang merawat, karena faktor ekonomi yang tidak bisa terpenuhi. Tapi karena banyak dukungan dari berbagai pihak, maka saya berubah pikiran untuk merawat kakak saya sendiri, meskipun nanti diterima di perguruan tinggi," kata Dewi.

"Apapun kondisi kakak saat ini, saya tidak ingin terpisah dan akan tetap merawatnya," janji Dewi. (bam/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...