Gubernur Khofifah meninjau kegiatan pasar murah di kawasan Monumen Dr. Soetomo, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret. Foto: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE
NGANJUK,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau kegiatan pasar murah di kawasan Monumen Dr. Soetomo, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Kamis (23/10/2025).
Pasar murah ini digelar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- Film Pesta Babi di Nganjuk Disambut Antusias Penonton
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan bahwa pasar murah menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau, baik secara wilayah maupun daya beli.
“Kita keliling untuk memastikan sembako bisa mendekatkan penjangkauan, tidak hanya secara teritori, tapi juga jangkauan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Khofifah mencontohkan, beras SPHP dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram atau sekitar Rp62.000 per 5 kilogram, di pasar murah dijual hanya Rp55.000 karena disubsidi oleh Pemprov Jatim.
Selain itu, gula pasir yang HET-nya Rp17.800 dijual Rp14.000, minyak goreng premium dari Rp16.800 dijual Rp13.000, telur ayam dari kisaran Rp28.000–Rp30.000 dijual Rp22.000, serta daging ayam dari HET Rp38.000–Rp40.000 dijual Rp33.000.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




