Suasana nonton bareng film Pesta Babi di Nganjuk. Foto: RAFLI FAJRI JULIANTO/BANGSAONLINE
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - PMII Rayon Boemi Angin Komisariat Pangeran Diponegoro menggelar nonton bareng (nobar) film Pesta Babi di Warung Kopi 71 pada Rabu (13/5/2026) malam. Acara berlangsung aman dan kondusif hingga selesai, diikuti sejumlah kader PMII dan masyarakat umum.
Ketua Umum PC PMII Nganjuk, Said Rohman, mengungkapkan pihaknya sempat menerima beberapa pertanyaan bernada intimidasi sebelum acara dimulai. Namun, kegiatan tetap berjalan normal tanpa gangguan.
"Kemarin memang ada beberapa pertanyaan dari beberapa pihak, tapi sifatnya lebih ke mempertanyakan kegiatan ini," ujarnya usai acara.
Ia menyoroti adanya pembubaran pemutaran film serupa di sejumlah daerah lain. Menurut dia, tindakan itu seharusnya memiliki dasar jelas dan tidak dilakukan sembarangan.
Said menilai, masyarakat berhak menonton dan memahami isi film selama kegiatan dilakukan tertib dan sesuai aturan. Pemutaran film Pesta Babi ini menjadi yang pertama di wilayah Nganjuk.
Ia menganggap film tersebut memiliki pesan sosial kuat karena menggambarkan kondisi masyarakat adat Papua dari sisi kehidupan sosial dan kemanusiaan.
"Film ini menurut saya cukup bagus karena memperlihatkan bagaimana realitas kehidupan masyarakat Papua saat ini," tuturnya.
Kegiatan nobar diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana memahami nilai moral dan pesan sosial yang terkandung dalam film.
"Kami berharap teman-teman yang hadir bisa mengambil pesan moralnya dan melihat film ini secara lebih terbuka," kata Said.
Dari pantauan BANGSAONLINE.com, jumlah penonton cukup banyak dan menunjukkan antusiasme tinggi. Kegiatan berlangsung kondusif hingga selesai. (raf/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




