Senin, 24 Februari 2020 09:40

Seorang Bandar dan Pengedar Pil Dobel L Dibekuk Polisi Jombang

Rabu, 11 Desember 2019 13:55 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Seorang Bandar dan Pengedar Pil Dobel L Dibekuk Polisi Jombang
Bandar pil dobel L tersebut bernama Eko Wahyudi alias Kunting yang ditangkap polisi.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang bandar Narkoba jenis pil dobel L berhasil dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Perak, Kabupaten Jombang, pada Selasa malam (10 Desember 2019).

Diketahui, bandar pil dobel L tersebut bernama Eko Wahyudi alias Kunting (34), seorang buruh tani asal Dusun/Desa Balong Besuk Rt 01/Rw 10, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.

Namun sebelumnya, polisi lebih dulu menangkap satu orang pengedarnya, yakni Hisam (30), seorang kuli bangunan asal Dusun Tempuran Rt 01/Rw 10, Desa Pundong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

“Angggota kami terlebih dulu menangkap Hisam, kemudian dari keterangannya dilakukan pengembangan. Selanjutnya bandar (Kunting) berhasil kita amankan,” ucap AKP Untung Sugiarto, Kapolsek Perak, Rabu (11/12/19).

Peristiwa penangkapan kedua tersangka bermula saat anggota Reskrim Perak mencurigai seorang pemuda saat berada di depan sebuah warung kopi yang sedang tutup yang berada di Desa Sembung, Kecamatan Perak, Jombang.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan kepada pemuda yang dicurigai tersebut, dan mendapati barang bukti berupa satu plastik klip yang berisikan pil dobel L sebanyak 18 butir. Dari pengakuan pemuda tersebut, ia mendapatkan pil setan dari Hisam.

Selanjutnya, polisi segera menuju rumah Hisam dan membawanya ke Mapolsek Perak beserta barang buktinya. Kemudian dilakukan pengembangan, alhasil polisi berhasil menangkap Kunting yang diketahui sebagai bandar dengan barang bukti pil dobel L sebanyak 871 butir yang disimpan dalam plastik.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti dari tangan kunting berupa uang tunai sebesar Rp. 275.000, satu dosbok Hp yang digunakan untuk menyimpan pil dobel L serta 1 Hp buat sarana komunikasi.

Guna penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka saat ini diamankan di Mapolsek Perak.

”Keduanya melanggar pasal : 196 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009, tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkas AKP Untung Sugiarto. (jbg1/dur)

Sebelumnya polisi menangkap satu pengedar, yakni Hisam (30), kuli bangunan asal Tempuran, Desa Pundong, Kecamatan Diwek.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...