Menteri PU Tinjau Infrastruktur Rusak Pascabencana di Jember, Bupati Dorong Percepatan Penanganan

Menteri PU Tinjau Infrastruktur Rusak Pascabencana di Jember, Bupati Dorong Percepatan Penanganan

JEMBER,BANGSAONLINE.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, untuk meninjau langsung kondisi daerah pasca terjadinya bencana.

Sedikitnya ada berbagai pekerjaan yang harus segera dilakukan, mulai dari pembangunan jembatan, revitalisasi pasar hingga pembangunan flyover.

Menteri Pekerjaan Umum menegaskan kesiapan pemerintah pusat untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah guna memenuhi kebutuhan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan mitigasi bencana dan penguatan ekonomi masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan percepatan penanganan infrastruktur pascabencana yang dinilai membutuhkan dukungan segera dari pemerintah pusat.

“Fokus utama yang dibahas adalah penanganan infrastruktur pascabencana yang memerlukan perhatian cepat dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk memulihkan berbagai fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam. 

Menurutnya, tanpa sinergi lintas pemerintahan, proses rehabilitasi akan berjalan lebih lambat.

“Yang paling mendesak adalah perbaikan 16 jembatan dan 50 bendungan di Jember yang terdampak bencana. Kami sudah sepakat untuk berkolaborasi dalam proses rehabilitasinya,” kata Gus Fawait.

Selain isu kebencanaan, pembenahan sektor transportasi turut menjadi pembahasan utama. Pemerintah daerah mengusulkan pelebaran jalan yang menghubungkan kawasan Tanggul hingga Mangli guna meningkatkan kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Tak hanya itu, rencana pembangunan flyover juga diajukan sebagai solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di sejumlah titik. Ia menilai kemacetan harian, terutama dari arah barat dan selatan, berpotensi menurunkan daya tarik investasi di Jember.

“Jika kemacetan dibiarkan, Jember jadi tidak menarik bagi investor. Untuk memajukan Jember, investasi harus masuk, dan syarat utamanya adalah kesiapan infrastruktur yang memadai,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait turut mengusulkan revitalisasi Pasar Tanjung sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan, sejalan dengan arahan Presiden untuk memberdayakan pelaku usaha kecil.

Rencana pembaruan pasar tradisional tersebut disebut telah memperoleh persetujuan awal dari Menteri PU, dengan konsep modernisasi yang tetap mempertahankan nilai historis dan karakter lokalnya.

Ia optimistis, dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai proyek strategis tersebut akan membawa perubahan signifikan bagi wajah infrastruktur Jember.

Menurutnya, perbaikan sarana publik akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (nga/yud/van)