Hendro juga menambahkan, dalam latihan ini TNI AL mengerahkan KRI Oswald Siahaan-354, KRI Fatahillah-361, 1 (satu) Tim Komando Latihan Koarmada II, Tim Diskes Koarmada II dan 1 pesawat udara CN-235 (MPA). Sedangkan RAN mengerahkan HMAS Arunta dan HMAS Sirius.
Sementara itu dalam Tahap Pengakhiran yakni diskusi antar delegasi, masing-masing delegasi mengucapkan selamat atas terselenggaranya latihan dengan baik aman dan lancar juga zero accident alias personel dan matarial dalam keadaan aman dan selamat.
“Latihan bersama ini didasari rasa saling memahami, saling menghormati, dan bermanfaat untuk kedua negara, Indonesia-Australia. Latihan ini juga memiliki peran sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerja sama dan interoperability sesama angkatan laut,” terang Dansatgas Kolonel Laut (P) Hendro Sugiharto dalam sambutan penutupnya.
Pertukaran plakat dan suvenir serta foto bersama menandai berakhirnya Latma New Horizon 2019 antara TNI AL dengan Royal Australian Navy, yang dilaksanakan dari tanggal 19 hingga 24 November 2019 ini.
Tampak hadir pada penutupan Latihan tersebut Komandan KRI Fatahillah-361 Letkol Laut (P) Agus Setyawan, Ketua Delegasi RAN Commander Nick Doyle, Komandan HMAS Arunta Commander Troy Duggan dan Komandan HMAS Sirius Commander Melanie Verho serta seluruh perwira peserta latihan. (dev/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




