Sabtu, 15 Mei 2021 15:44

Bupati Malang Calonkan 2 Nama Sebagai Wabup, George: Itu Melanggar Regulasi, akan Saya Gugat

Selasa, 01 Oktober 2019 21:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Tuhu Priyono
Bupati Malang Calonkan 2 Nama Sebagai Wabup, George: Itu Melanggar Regulasi, akan Saya Gugat
George Da Silva, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pasca ditetapkannya H. Sanusi menjadi Bupati Malang oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), hingga sampai saat ini siapa yang bakal menduduki jabatan Wakil Bupati Malang masih menjadi tarik ulur.

Sebelumnya, Sanusi telah memunculkan dua nama bakal cawabup, yakni Mohamad Soedarman, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara Malang, dan Abdur Rosyid Assadullah yang merupakan Wakil Ketua Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kabupaten Malang.

Namun, dua nama yang diajukan Sanusi ini dipertanyakan oleh berbagai pihak. Pasalnya, usulan dua nama calon wabup yang diajukan Bupati Malang itu tak sesuai regulasi. Hal ini sebagaimana disampaikan Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang, George Da Silva, Selasa (1/10).

“Jika mengacu pada peraturan yang ada dan melihat kondisi saat ini, pengusulan calon Wakil Bupati Malang itu tidak bisa dilakukan oleh Bupati Malang H. Sanusi. Ini saya sampaikan murni aspirasi dari saya sebagai warga Kabupaten Malang,” terangnya.

BACA JUGA : 

Bupati Sanusi Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Mudik Lebaran 2021

​Kunjungi Kota Batu, Menteri Luhut Bahas Potensi Malang Raya

Beri Layanan Adminduk Hingga ke Pelosok Desa, Bupati Malang Launching Mobil Plat N

​Pedagang Pasar Tumpang Tolak Pembangunan Toilet dan Musala

Menurutnya, hal itu melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota, yang terlampir dalam Pasal 23 huruf d, terkait tugas dan wewenang DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Undang-undang nomor 10 tahun 2016 pasal 176 ayat 4. Dalam PP dan UU itu, disebutkan jika pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, baru bisa mengusulkan nama calon wakilnya jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan.

“Yang artinya Bupati Malang HM Sanusi tidak boleh mengusulkan calon Wakil Bupati Malang. Karena apa? Sebab peraturan itu menjelaskan apabila pemilihan Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah guna melanjutkan sisa masa jabatan akibat terjadi kekosongan, hanya bisa dilakukan jika masa waktunya lebih dari 18 bulan. Nah untuk Bupati Malang ini lain. Sanusi ditetapkan sebagai Bupati oleh Mendagri dan menjadi Bupati Definitif baru tanggal 17 September 2019 lalu, berarti pas 18 bulan kan?, sehingga tidak lebih dari 18 bulan,” urainya.

Oleh karenanya, ia menilai akan melanggar aturan jika nama yang diusulkan Sanusi itu akhirnya disahkan sebagai wakil bupat. Bahkan, ia secara terang-terangan akan melakukan gugatan apabila hal itu terjadi.

“Akan tetapi, tentu saja saya akan melakukan pertemuan dengan pihak akademisi dan pakar hukum terlebih dulu. Jika usulan dari Bupati Malang H Sanusi disetujui, maka saya secara pribadi sebagai warga Kabupaten Malang akan menggugatnya. Yang akan saya gugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dan DPRD Kabupaten Malang,” pungkasnya. (thu/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...