Selasa, 26 Mei 2020 06:56

Didenda PLN Rp 7,1 Juta atas Tuduhan Mencuri Listrik, Warga Jodipan 'Melawan'

Kamis, 29 Agustus 2019 01:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Didenda PLN Rp 7,1 Juta atas Tuduhan Mencuri Listrik, Warga Jodipan
Taruna saat berkonsultasi ke kantor ER Lawfirm atas perkara yang menimpanya, Selasa (27/08) kemarin. foto: istimewa

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Taruna (37), warga Kelurahan Jodipan Blimbing Kota Malang harus berurusan dengan PLN Malang. Ia dituduh melakukan pencurian listrik, sehingga dijatuhi denda Rp 7,1 juta oleh PLN.

Dugaan adanya pencurian listrik yang dilakukan Taruna berawal saat petugas P2TL dari PLN melakukan penyisiran wilayah guna meminimalisir kerugian negara. Saat itu, P2TL menemukan kabel listrik yang berada di dekat meteran Kwh rumah Taruna berlubang, mengindikasikan bekas suntikan (bendheng).

Di Terkait tuduhan mencuri listrik, Taruna membantahnya. "Haram bagi saya melakukan pencurian atau merugikan negara," tegas Taruna saat dikonfirmasi media, Selasa (27/08) lalu.

Ia mengaku sempat diminta menandatangani berita acara yang diberikan pihak PLN sewaktu pengambilan Kwh meteran. "Saya orang awam merasa dibohongi. Penandatanganan kertas tersebut bilangnya untuk penggantian kabel yang lubang. Tapi ternyata jebakan Batman agar denda Rp 7,1 juta bisa dialamatkan ke saya. Saya orang awam dan gak punya, mencoba mencari orang yang mau membantu perkara serius ini. Alhamdullilah, ada teman pengacara secara sukarela akan mengawalnya," terangnya.

Adalah Edi Rudianto, S.Sy., S.H. dari ER Lawfirm yang mengaku siap mengawal kasus Taruna. Menurutnya, pencabutan sepihak oleh PLN adalah perbuatan melanggar hak konstitusional warga negara berupa hak pemenuhan kebutuhan hidup yang layak.

"PLN satu-satunya perusahaan penyedia kebutuhan dasar listrik seharusnya membuat regulasi dan edukasi untuk memberikan perlindungan kepada konsumen. Kami secara tegas akan mengambil langkah dan upaya hukum guna melindungi hak konstitusional warga negara," kata Edi.

Di sisi lain, pihak PLN Area Malang diwakili Manajer Transaksi dan Energi Bambang Widianto menuturkan, apa yang dilakukan PLN sudah sesuai prosedur dan aturan. "Kami temukan (indikasi pencurian listrik, Red) di lapangan berdasarkan letak lokasi (persil). Secara tidak langsung menjadi tanggungjawabnya orang menempatinya," tuturnya.

"Sekiranya pelanggan merasa keberatan atau dirugikan, kami siap mengikuti proses selanjutnya. Biar pengadilan yang memutuskan perkaranya," pungkasnya. (iwa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...