Asisten Pemerintah Kab. Bangkalan Ismed Efendi memberikan cinderamata kepada Bakar Jeriman perwakilan dari DPRD Sumba didampingi Punguh, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bangkalan.
"Dari segi kualitas, sistem geomembran ini dapat menghasilkan garam lebih bagus dan proses filterisasinya lebih cepat," jelasnya.
Sementara Asisten Bupati Puguh menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan dengan senang hati menerima kunjungan ini. Ia mengungkapkan bahwa di Bangkalan saat ini sudah ada 5-6 kecamatan yang menggunakan geomembran dalam proses pengolahan garam. Namun untuk pengolahan prisma hanya ada di Kabupaten Kwanyar.
"Garam geomembran ini merupakan sebuah cara baru untuk pengolahan garam laut yang tidak secara langsung berlantai tanah tapi berlantaikan geomembran. Hasilnya lebih putih dan tidak bercampur tanah. Dan ketika musim hujan, kami sudah ada teknologi prisma. Dengan atap prisma, kondisi garam akan tetap aman dari air hujan. Sedangkan untuk musim kemarau atap prisma ini dapat dibuka," tambahnya
Setelah sosialisasi ini, rombongan diarahkan kunjungan ke lokasi garam geomembran di Kecamatan Kwanyar untuk mengetahui lebih jelas bagaimana proses garam geomembran dilakukan.
Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Sumba Tengah Provinsi Nusa Tenggara Timur dihadiri oleh Asisten Bupati, Kabag, dan Kepala OPD terkait. (bkl3/uzi/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




