Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat meninjau salah satu stan BUMDes.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan sukses menggelar Jambore BUMDesa 2026 sebagai upaya nyata meningkatkan pemberdayaan ekonomi dari level akar rumput. Acara yang dipusatkan di Pendopo Pratanu pada Kamis (23/4/2026) ini menjadi panggung bagi berbagai produk olahan makanan dan kerajinan unggulan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa jambore ini bukan sekadar pameran, melainkan instrumen penting untuk mengukur efektivitas pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah selama ini.
BACA JUGA:
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Progam Bunga Nol Persen untuk UMKM: Harus Tepat Sasaran
- Gelar Pembinaan Aparatur Desa, Pemkab Bangkalan Dorong Peningkatan APBDes
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Pemkab Lakukan Sidak Pajak Restoran
- Musrembang RKPD 2027 Bangkalan, Kepala Bappeda Jatim Minta Berdampak dan Selaras Program Nasional
"Acara jambore ini ditujukan untuk mengevaluasi dari apa yang sudah kita bina selama ini, yang dilaksanakan setiap tahunnya, sekaligus agar bisa ditunjukkan hasil dari karya dan usaha BUMDes yang ada di Kabupaten Bangkalan," ujar Bupati Lukman.
Bupati Lukman mengklaim, grafik keaktifan BUMDesa di Bangkalan menunjukkan tren positif. Saat ini, tercatat sedikitnya 70 BUMDesa yang beroperasi secara aktif dan terus berkembang.
"Yang aktif saat ini ada sekitar 70-an, dan alhamdulillah di setiap tahun ada peningkatan baik dari hasil produksi, UMKM binaan, bahkan unit usaha yang dilakukan BUMDes sendiri," terangnya.
Pemerintah daerah menargetkan produk-produk desa ini tidak hanya berputar di lingkup lokal, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk masuk ke pusat perbelanjaan (KDMP) dan pasar modern.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




