Sabtu, 25 Januari 2020 13:29

Korban Lebih dari 40 Anak, Masteng Cs si Fotografer Bugil Asal Lumajang Diserahkan ke Kejaksaan

Jumat, 14 Desember 2018 23:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Imron Ghozali
Korban Lebih dari 40 Anak, Masteng Cs si Fotografer Bugil Asal Lumajang Diserahkan ke Kejaksaan
Foto dan aksi pelaku saat melancarkan aksinya. foto: ist

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Kasus Mastenk sang master hunting foto bugil asal Lumajang sudah menemui titik cerah. Pasalnya, kasus yang menyisir sedikitnya 40 model anak di bawah umur dengan modus mengelabui korban dengan jasa fotografi itu, dikabarkan sudah memasuki tahap dua. Pihak Satreskrim Polres Lumajang melimpahkan kasus tersebut ke pihak Kejaksaan Negeri Lumajang.

Pesan daring yang diterima media ini dari Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menyatakan, bahwa perkembangan kasus fotografi yang dilakukan oleh 3 tersangka dan mengandung unsur pornografi melalui media sosial ini telah masuk ketahap 2. "Dengan lengkapnya data berkas para tersangka (P21) oleh Jaksa Penuntut Umum, maka Kepolisian menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Jaksa Penuntut Umum guna menuju proses selanjutnya," ujarnya.

Dikatakan, pelimpahan berkas tadi, Jum'at (14/12), karena banyaknya korban. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi jajaran Satreskrim Polres Lumajang. "Saya berharap kejadian keji ini tidak terjadi kembali mengingat hanya manusia terkutuk yang melakukan hal sehina ini, sampai merendahkan derajat kaum hawa. Apalagi korbannya anak di bawah umur," ujar Arsal.

Kapolres yang baru menjabat sebulan itu menjelaskan, bahwa pelaku yang berjumlah tiga orang itu akan dijerat 3 pasal berbeda, yakni melibatkan anak dalam kegiatan sebagai obyek yang mengandung pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 Jo Pasal 11 UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Kemudian perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dan persetubuhan terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan terhadap Anak.

Sementara itu, pemerhati anak sekaligus mantan Komisioner KPA, Erlinda M.Pd mengapresiasi kinerja jajaran Polres Lumajang lantaran serius menangani kasus yang menghebohkan dunia maya itu.

"Saya mengapresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh jajaran Polres Lumajang terkait kasus kejahatan online, yaitu pornografi melalui media sosial dan dugaan kekerasan seksual/pencabulan yang menimpa siswi SMK," kata Erlinda saat dikonfirmasi media ini melalui media daring.

Erlinda mengingatkan agar masyarakat, khususnya anak dan remaja saat ini banyak yang menjadi sasaran kelompok Predator yang bersembunyi di media sosial dan memberikan janji pekerjaan yang layak dan penghasilan.

"Penyalahgunaan teknologi dan panggunaan Internet yang sulit dikendalikan berpotensi anak-anak kita bisa menjadi korban kejahatan seksual. Baik itu pornografi, prostitusi, trafficking, bullying, dan kekerasan lainnya," terangnya.

Selain itu, kata Erlinda, berkaca dalam kasus tersebut, peran orangtua, kontrol masyarakat dan kerja sama lembaga negara sangat dibutuhkan pada aspek pencegahan dan penanganan kasus yang terjadi di dunia Maya/cyber crime.

"Memberikan pemahaman kepada anak agar mempunyai pengetahuan dan sikap berhati-hati apabila ada bujuk rayu yang menyesatkan serta pendidikan seksual pada setiap usia anak merupakan salah satu upaya pencegahan untuk me-minimize korban eksploitasi, kekerasan seksual dan pornografi," terangnya. Sembari itu, pihaknya berharap para pelaku dihukum seberat-beratnya. Apalagi menyasar anak di bawah umur.

Dari pengakuan Mastenk, sudah ada 40 model yang pernah difoto. Kejadian tersebut sudah berlangsung selama 2 tahun dengan rentang waktu mulai tahun 2016 hingga tahun 2018. Dengan lokasi berbeda. Korban rata-rata masih pelajar dengan kisaran umur 14 hingga 16 tahun. (ron/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 25 Januari 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluark...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...