Selasa, 18 September 2018 23:24

Peringatan HAN 2018, Kak Seto: Anak-anak Butuh Sosok Idola

Rabu, 11 Juli 2018 15:40 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Peringatan HAN 2018, Kak Seto: Anak-anak Butuh Sosok Idola
Kak Seto di sela acara HAN 2018 di Blitar. foto: akina nur alana/ bangsaonline.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seto Mulyadi atau yang lebih dikenal dengan Kak Seto, mengajak masyarakat agar menjadi idola bagi anak-anak.

Hal ini diungkapkan Kak Seto saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli 2018 oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim yang dipusatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Blitar, Rabu (11/7/2018).

Menurut dia, saat ini masih banyak bentuk ketidakpedulian terhadap anak-anak. Salah satu bentuk ketidakpedulian itu adalah dengan masih banyaknya tindak kekerasan terhadap anak-anak dan tidak adanya contoh baik yang bisa diteladani anak-anak.

"Semua pemimpin baik pemimpin di bidang politik, pendidikan, pemimpin agama, bahkan pemimpin keluarga harus memberikan teladan positif yang baik bagi anak-anak. Karena kita bicara karakter anak Indonesia. Dimana konflik, penyimpangan, korupsi dan hal-hal yang kurang baik semua diamati oleh anak-ana," tutur Kak Seto. 

Pada kesempatan itu, Kak Seto juga berpesan agar siapa saja dapat menjadi teladan dan idola bagi anak-anak. "Kita semua harus memberikan semangat dan teladan bagi anak-anak. Anak-anak butuh sosok idola yang dijadikan panutan untuk membangun karakter mereka," imbuhnya.

Selain menghadiri peringatan HAN,Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak ini juga menyempatkan berinteraksi dengan sejumlah anak binaan LPKA Klas I Blitar. Salah satunya adalah di ruang kelas yang digunakan para anak binaan mendapatkan hak pendidikan.

Kak Seto, terlihat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak binaan. Para anak binaan pun merespon motivasi yang diberikan Kak Seto, dengan menyampaikan harapan mereka setelah keluar dari LPKA.

Di LPKA Klas I Blitar Kak Seto memberi apresiasi kepada anak-anak binaan yang memiliki potensi di berbagai bidang. Pihaknya mendorong agar potensi anak-anak di LPKA dikembangkan lebih maksimal dengan didukung situasi yang kondusif dan ramah anak.

"Potensi mereka luar biasa, ada dibidang musik, tari, drum band dan lain-lain. Jika terus dibina dan dikembangkan nantinya sesudah menjalani masa pembinaan kami yakin anak-anak akan diterima kembali di tengah-tengah masyarakat ibarat bunga yang kembali mekar," pungkasnya. (ina/dur)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...