Selasa, 21 Agustus 2018 17:17

Bencana Terjadi di Sejumlah Daerah, Mensos Minta Tagana Siaga

Minggu, 08 Oktober 2017 12:42 WIB
Wartawan: Romza
Bencana Terjadi di Sejumlah Daerah, Mensos Minta Tagana Siaga
Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa saat sambutan di Haul KH Ya'qub Husein, Sabtu (7/10/2017). foto: ROMZA/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa meminta Tagana (taruna siaga bencana) di seluruh daerah bersiaga. Ini tidak lepas dari terjadinya bencana yang melanda beberapa daerah akhir-akhir ini. Mensos meminta Tagana segera hadir di lokasi ketika bencana terjadi untuk membantu proses evakuasi.

Demikian ditegaskan Mensos Khofifah saat hadir di acara Haul KH Ya’qub Husen, Sabtu (7/10) malam di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Urwatul Wutsqa Desa Bulurejo Kecamatan Diwek. Menurutnya, keunggulan Tagana berada di tengah-tengah masyarakat dan merupakan relawan bencana alam yang sudah terlatih.

“Meski koordinasi di bawah Basarnas (Badan SAR Nasional). Namun kami meminta Tagana membantu proses evakuasi satu jam setelah bencana sudah di lokasi,” ujar Khofifah kepada wartawan di lokasi.

Selian itu menurutnya, tim Kementerian Sosial juga menyiapkan dapur lapangan di setiap lokasi bencana yang mampu menyiapkan kebutuhan konsumsi para pengungsi.

"Gunung Sinabung (Sumatera Utara) juga masih erupsi. Gunung Agung (Bali) dampak pengungsi juga masih sekitar 139.000 orang. Kemudian tiga hari yang lalu kami juga mengirim tim melihat kondisi tanah bergerak di Cianjur (Jawa Barat) dan terakhir banjir Pangandaran (Jawa Barat). Khusus Pangandaran kita menambah pasukan Tagana dari daerah sekitar seperti Garut, Tasikmalaya dan Banjar," kata Khofifah.

Ia juga memastikan logistik siap didistribusikan. Menurutnya jika pada awal terjadi pendistribusian yang kurang baik, bukan karena logistik tidak siap. Melainkan masih adanya titik yang belum terkomunikasikan.

“Biasanya di awal-awal terjadinya bencana ada yang belum terkomunikasikan. Mudah-mudah ini (penyaluran) tidak ada kendala. Saya juga masih menunggu update data pengungsi dan kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat bencana di beberapa daerah itu,” pungkasnya. (rom)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...