Gubernur Jatim Khofifah didampingi Rektor Unesa Prof. Nurhasan saat meninjau dua lokasi yang akan menjadi calon gedung SR dan asrama siswa SR.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi calon Sekolah Rakyat (SR) yang berada di lingkungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Lidah Wetan Surabaya, Jumat (18/4/2025) kemarin.
Gubernur Khofifah meninjau dua lokasi sekaligus dengan didampingi Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan. Yaitu, Gedung Laboratorium Anti Doping sebagai calon gedung SR dan Gedung Asrama Unesa Kampus Lidah Wetan sebagai asrama siswa SR.
BACA JUGA:
- SNBT 2026: Unesa Terima 8.292 Mahasiswa Baru
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
Kedua gedung tersebut rencananya akan menjadi lokasi Sekolah Rakyat untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) di kawasan Kota Surabaya, yang akan mulai beroperasi pada Juli 2025 mendatang.
Berbeda dengan calon SR di wilayah lain, Gubernur Khofifah memastikan bahwa SR di Kampus Unesa ini telah siap menjadi Sekolah Rakyat Luar Biasa. Seluruh fasilitas, baik untuk belajar mengajar hingga asrama telah didesain ramah disabilitas.
"Hari ini kita melihat bagaimana kesiapan Unesa dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat Luar Biasa. Nah, di sini InsyaAllah siap untuk menerima peserta didik yang merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK)," ujar Khofifah.
Khofifah menambahkan, pemilihan Kampus Unesa sebagai salah satu lokasi calon Sekolah Rakyat merupakan upaya agar seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur nantinya memiliki Sekolah Rakyat, tanpa terkecuali.
Hal ini, juga mengacu pada hasil pendataan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI sebagai pengampu program, yang mana Kota Surabaya tercatat belum mengirimkan data lokasi calon Sekolah Rakyat.
"Fasilitasnya paling komplit dan komprehensif di mana ada klinik, sarana olahraga yang lengkap, baik di dalam maupun luar asrama. Satu catatan pentingnya adalah di sini bisa menerima difabel," kata khofifah.

Selain itu, Khofifah menyampaikan kalau peserta didik SR nantinya dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di Unesa untuk mengembangkan talenta-talenta yang dimiliki. Mengingat, Unesa adalah Sport Science Nasional.
"Oleh sebab itu, kami meminta kepada Pak Rektor agar asrama ini nantinya diajukan sebagai SR atas nama Kota Surabaya. Sehingga 38 kabupaten/kota di Jatim InsyaAllah sekarang ini pada posisi siap untuk menyelenggarakan secara fisik," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




