Rabu, 05 Agustus 2020 06:06

Kemenhub Pastikan Bakal Aktifkan Lagi KA Bojonegoro - Tuban - Semarang

Rabu, 11 Januari 2017 17:15 WIB
Kemenhub Pastikan Bakal Aktifkan Lagi KA Bojonegoro - Tuban - Semarang
Rel kereta api bekas jalur Bojonegoro - Tuban. foto ilustrasi

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Direktur Angkutan dan Lalu Lintas Kereta Api Kementerian Perhubungan memastikan bakal mengaktifkan kembali jalur kereta api Bojonegoro - Tuban. Kepastian tersebut disampaikan Komisi A DPRD Bojonegoro usai kunjungan kerja di Kemenhub, Senin (10/01/17).

Mereka diterima oleh Direktur Angkutan dan Lalu Lintas Kereta Api Kemenhub RI Zulkifli. Dalam kunker itu, Komisi A membawa aduan masyarakat Bojonegoro yang merasa resah dengan isu simpang siur pengaktifan jalur rel kereta api tersebut. Selain itu, dewan juga menanyakan terkait harga sewa tanah milik PT KAI yang ditempati warga yang dinilai cukup mahal.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Anam Warsito mengatakan, bahwa untuk rencana aktivasi jalur kereta Bojonegoro-Tuban, tepatnya Jatirogo-Lasem-Rembang-Semarang, itu benar adanya.

Sekarang Kementerian Perhubungan sedang dalam tahap feasibility study (FS) dan kemudian dilanjutkan tahap penyusunan design engineering development (DED).

"Mengenai kepastian waktunya kapan dimulai pembangunan belum pasti, masih menunggu ketersedian anggaran APBN," kata Anam, Rabu (11/1/17).

Terkait masalah kenaikan harga sewa, Kemenhub mengaku kurang paham, karena itu merupakan domain dan kewengangan PT KAI Daop 8 Surabaya.

"Kemenhub menyarankan mengundang langsung PT KAI Daop 8 Surabaya dan Balai Teknik perkeretaapian wilayah Jawa bagian timur agar masyarakat mendapatkan info lebih detail dan jelas," imbuhnya.

Untuk itu, DPRD Bojonegoro, kata dia, akan mengagendakan pertemuan antara semua pihak tersebut pada Jumat (13/01/2017) sekitar pukul 09.00 di ruang paripurna DPRD Bojonegoro. Semua pihak akan diundang di antaranya Kemenhub, PT KAI Daop 8 Surabaya, Balai Teknik Perkeretaapian, Badan Pertanahan dan perwakilan masyarakat pemanfaat tanah bekas rel.

"Intinya aktivasi kembali jalur kereta api merupakan program pembangunan nasional yaitu tersedianya transportasi massal yang murah, nyaman dan aman. Maka pilihan yang paling tepat adalah kereta api, dan jalur kereta api ini akan dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia," pungkasnya. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...