Selasa, 15 Juni 2021 03:39

Polres Banyuwangi Ungkap Sindikat Pencurian Motor di Pelabuhan LCM Ketapang

Minggu, 18 September 2016 20:55 WIB
Polres Banyuwangi Ungkap Sindikat Pencurian Motor di Pelabuhan LCM Ketapang

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Polres Banyuwangi berhasil mengungkap sidikat curanmor di kawasan Pelabuhan Ketapang dan wilayah Kecamatan Kalipuro.

Dalam rilis yang digelar Minggu (18/9) di halaman mako Polres Banyuwangi, Kapolres AKBP Budi Mulyanto mengungkapkan bahwa sindikat ini dimotori oleh Muhammad Ali warga Dusun Sepanjang Wetan RT 04 RW 1 desa Sepanjang Kecamatan Glemore yang juga cleaning service kapal. Muhammad Ali ditangkap pada tanggal 19 juli 2016 pada oleh tim Satreskrim Polres Banyuwangi.

Modus yang digunakan Muhammad Ali dalam beraksi adalah dengan mendatangi area pakir di kawasan pelabuhan LCM dan selanjutnya melakukan pencurian sepeda motor milik karyawan yang diparkir. Ia menggondol sepeda yang diincarnya dengan menggunakan kunci yang sudah dipersiapkan.

Setelah berhasil membawa motor incarannya, Muhammad Ali kemudian menjualnya ke penadah Mohammad Imam yang juga sudah ditetapkan tersangka dengan harga sebesar Rp 1.300.000.

BACA JUGA : 

Bercinta Satu Malam dengan Gadis di Bawah Umur, Pemuda di Banyuwangi ini Ditangkap Polisi

Cemburu Buta, ​Suami di Banyuwangi Bacok Istri Siri dengan Parang

Usai Buron Empat Bulan, Ayah yang Tega Setubuhi Putrinya Hingga Hamil Akhirnya Ditangkap

Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet

Lanjut Kapolres, tersangka Muhammad Ali ini sudah melakukan aksinya sebanyak 26 kali dari 2014 sampai 2016. Dari 26 aksi itu, sebanyak 13 sepeda motor dijual ke Mohammad Imam dan sisanya dijual sendiri oleh Muhammad Ali ke wilayah Jember.

Masih dijelaskan Kapolres, dari penangkapan dua tersangka ini, kemudian dilakukan pengembangan hingga diamankannya beberapa tersangka lain.

"Selain motor ada yang dijual secara utuh, juga ada motor yang dijual secara terpisah-pisah (diprotoli)," jelas Budi.

"Dari 18 pelaku ini para pelaku melakukan aksinya tidak menggunakan kunci T," melainkan menggunakan kunci identik yang sudah di persiapkan," imbuhnya.

"Kasus pencurian motor yang terungkap ini kami kategorikan sindikat karena para tersangka memainkan aksinya dengan kurun waktu yang lama," pungkas Budi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan hukuman 7 tahun penjara dan pasal 480 KUHP dengan hukuman 4 tahun penjara. (bwi1/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...