Rabu, 17 Juli 2019 14:39

Jelang Arus Mudik, Puluhan PJU di Gapura Masuk Kota di Situbondo Dibiarkan Mati

Rabu, 22 Juni 2016 18:15 WIB
Wartawan: Mursidi, Hadi Prayitno
Jelang Arus Mudik, Puluhan PJU di Gapura Masuk Kota di Situbondo Dibiarkan Mati
Pintu masuk kota Situbondo tampak gelap akibat puluhan PJU mati. foto: MURSIDI/ BANGSAONLINE

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah warga pengguna jalan raya yang melintas di Gapura memasuki wilayah kota Kabupaten Situbondo dari arah Surabaya mengaku resah dan takut. Mereka menyebut pemerintah setempat tidak peduli terhadap lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati dan tidak segera diperbaiki. Padahal, hal itu dapat memicu terjadinya kejahatan dan kecelakaan.

Seperti yang dikeluhkan Dicky Candra (33) Warga Desa Wringin Anom Kecamatan Panarukan. Ia menyebutkan bahwa lampu penerangan jalan yang mati sudah mati sejak beberapa hari lalu dan tidak kunjung diperbaiki oleh instansi terkait.

Padahal, lokasinya terletak di pintu masuk kota yang sering dilalui berbagai jenis kendaraan roda dua dan roda empat. Di jalan ini juga rawan kecelakaan dan sering terjadi aksi penjambretan bagi pengendara roda dua yang melintas sendirian.

"Puluhan lampu mati di sepanjang jalan masuk kota ini mas. Saya khawatir banyak terjadi kecelakaan, apalagi jelang arus mudik volume kendaraan semakin bertambah. Di sini jalannya juga menikung, kadang juga jalannya mengalami penyempitan karena kalau malam supir truk kerap kali memarkirnya di sini," keluhnya, Rabu (22/6)

Ia melanjutkan bahwa tak hanya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati namun seluruh lampu yang dipakai untuk menerangi taman kota yang baru dibangun pada tahun 2015 lalu. Ini tentu mengurangi keindahan taman kota, karena gelap gulita.

"Lampu tamannya juga mati mas. Ini kan mubaddzir, buat apa pemerintah membangunnya kalau dibiarkan seperti ini dan masyarakat tidak bisa dinikmati keindahannya pada malam hari," tuturnya

Hal yang sama juga dikatakan oleh salah satu karyawan toko, Dian (30). Ia menuturkan khawatir jika harus pulang kerja malam hari. Hal itu akibat lampu penerangan jalan yang mati.

"Pemerintah Kabupaten Situbondo terkesan tidak perduli dengan keselamatan dan kenyamanan warganya. Sebab banyak lampu jalan yang mati tidak segera diperbaiki," katanya.

Berdasarkan pantauan BANGSAONLINE.com, Selasa (21/6) malam, terlihat puluhan PJU di jalan pantura tepatnya di Karang Asem, perbatasan Kelurahan Patokan Kecamatan Situbondo dan Desa Wringin Anom Kecamatan Panarukan, mengalami kerusakan dan mati.

Akibatnya pengguna jalan yang melintas mengaku resah dan ketakutan, mereka menuding pemerintah daerah tidak peduli. Apalagi saat ini sudah mendekati arus mudik Lebaran.

Tak hanya puluhan PJU yang mati, namun seluruh lampu taman masuk kota untuk menyambut para pengendara yang melaju dari arah barat menuju kota juga mati.

"Biasanya di jalan ini rawan kecelakaan. Dulu pernah dengar terjadi tindak kriminal di sini. Perempuan yang mengendarai sepeda motor dipepet oleh orang tidak dikenal dan diambil tasnya. Kejadian ini terjadi mungkin juga karena lampu PJU yang dibiarkan mati mas. Dalam kondisi gelap pelaku kejahatan mudah melakukan aksinya," pungkasnya.

Sayang, Kepala Dinas Cipta Karya, Sumadin Abdullah Umar belum bisa dikonfirmasi mengenai keluhan masyarakat terkait matinya lampu PJU dan Lampu Taman Kota itu.

"Bapak rapat mas, sedang tidak ada di kantor," kata salah satu pegawai di Dinas Cipta Karya. (stb1/had/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...