Pemilik Ngaku STNK dan BPKB Ikut Raib, Polsek Mulyorejo Kurang Bukti Pendukung Kasus Dugaan Begal

Pemilik Ngaku STNK dan BPKB Ikut Raib, Polsek Mulyorejo Kurang Bukti Pendukung Kasus Dugaan Begal Ilustrasi

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Polsek Mulyorejo masih menyelidiki laporan dugaan begal sepeda motor yang disebut terjadi di Jl. Merr Mulyorejo, Surabaya, Senin (9/2/2026) malam.

Hingga kini, polisi belum menemukan bukti maupun rekaman CCTV yang menguatkan kejadian tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, AKP Joko Susilo membenarkan adanya laporan dari seorang pria bernama Khrisna, warga Sidoarjo, yang mengaku menjadi korban perampasan sepeda motor sekitar pukul 23.15 WIB di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak.

“Benar ada laporan kejadian begal sepeda motor, namun masih kami cari bukti-bukti adanya kejadian itu. Dari laporan, bukti kepemilikan sepeda motor juga belum ada karena BPKB dan STNK disebut berada di jok motor yang dirampas,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Meski pelapor belum dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan, polisi tetap menerima laporan dan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami tetap menerima laporan dan sudah mendatangi lokasi untuk mencari rekaman CCTV di sekitar TKP. Namun hingga saat ini, saksi maupun rekaman CCTV di jalan raya tersebut tidak menemukan adanya aksi perampasan,” jelasnya.

Polisi telah memeriksa rekaman CCTV dalam rentang waktu pukul 22.50 WIB hingga 00.00 WIB, namun tidak ditemukan indikasi terjadinya tindak kejahatan. 

Selain itu, petugas keamanan rumah sakit di sekitar lokasi juga tidak mengetahui adanya peristiwa tersebut.

“Rekaman CCTV tidak ada, dan saksi di sekitar, terutama satpam rumah sakit, tidak mendengar adanya aksi kejahatan. Bahkan sekitar pukul 23.00 WIB anggota patroli Polsek Mulyorejo sedang berjaga menggunakan blue light di dekat lokasi yang disebut pelapor, namun tidak ada kejadian apa pun,” tambah Joko.

Kapolsek Mulyorejo, AKP Desy Ratnasih Dewanti mengatakan, pihaknya akan kembali memanggil pelapor untuk dimintai keterangan lanjutan guna memperjelas laporan tersebut.

“Kami tidak ingin langsung menuduh adanya laporan palsu, sehingga kami lakukan pemeriksaan kembali. Pelapor sudah kami panggil dan berjanji datang ke Polsek Mulyorejo pada Rabu malam,” tegasnya. (rus/van)