Pelaku saat diamankan
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Pria bernama Hadi (36), pekerja mekanik lift Mall Pakuwon Mulyorejo asal Bangkalan gagal menjambret telepon genggam milik seorang siswa SMK di kawasan Kenjeran.
Aksi penjambretan tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Pelaku gagal melarikan diri setelah terjatuh saat dikejar korban.
BACA JUGA:
- Ruang Arsip Gedung Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terbakar, Apa Penyebabnya?
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
Peristiwa itu terjadi di sekitar bebatuan Pantai Kenjeran atau kawasan Taman Bermain Bulak Cupat.
Kejadian tersebut disaksikan warga setempat bernama Mashuri, warga Jalan Raya Cupat, samping Jalan Cupat Gang V.
Mashuri ditemui awak media pada Kamis (5/2/2026) menjelaskan bahwa awalnya ia mengira peristiwa di depan rumahnya merupakan kecelakaan lalu lintas.
Ia kemudian mengetahui bahwa kejadian tersebut merupakan aksi penjambretan yang gagal setelah pelaku terjatuh saat menghindari penyeberang jalan dan berhasil ditangkap korban.
“Kalau enggak salah pelaku jambret melakukan aksinya di sekitar taman. Yang dijambret adalah handphone milik korban yang pelajar SMK (sekolah menengah kejuruan). Dan setelah pelaku terjatuh warga sekitar sempat menghakiminya, dan pelaku saya amankan di dalam rumah saya supaya terhindar dari amukan massa,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Mashuri menambahkan bahwa saat diamankan di rumahnya, pelaku memberikan keterangan terkait motif penjambretan tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




