Pelaku saat diamankan
“Jadi pelaku ini sebenarnya bekerja cukup lumayan sebagai teknisi lift di mal besar, dan istrinya pelaku itu bekerja sebagai karyawan bank. Dan pelaku menjambret hanya karena iseng,” tambah Mashuri.
Selain itu, korban yang masih berstatus pelajar SMK juga menceritakan kronologi kejadian penjambretan tersebut.
Saat kejadian, korban sedang duduk santai di tepi bebatuan di samping Taman Bulak Cupat.
Telepon genggam korban disimpan di saku kiri celananya. Korban tidak menyadari saat ponselnya dijambret oleh pelaku.
“Kalau cerita korban dirinya tidak mengetahui bahwa HP-nya terjambret. Jadi korban baru sadar setelah pelaku memamerkan handphone korban yang berhasil diambilnya, istilahnya pelaku mengejek korban,” tutup Mashuri.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian membenarkan bahwa pelaku telah diamankan.
Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andrianto mengatakan pelaku sempat diamuk warga sebelum berhasil diselamatkan petugas.
“Karena kondisinya cukup buruk, pelaku sekarang dirawat di RS Bhayangkara. Sejak Rabu perawatan hingga hari Kamis pelaku belum bisa diinterogasi karena kondisinya masih lemas,” ujar Yuyus Andrianto. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




