PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jawa Timur, Aida Fitriyati, menegaskan pembangunan generasi muda yang unggul tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi juga membutuhkan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan.
Hal itu disampaikan Aida saat menghadiri kegiatan “Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah dalam Mendukung Terwujudnya Generasi Pasuruan yang Cerdas, Berkarakter, dan Berdaya Saing” bersama PC Pagar Nusa Bangil di Pandaan, Sabtu (23/5/2026).
BACA JUGA:
- Jalan Rusak di Kabupaten Pasuruan Jadi Sorotan Dewan, Wewenang dan Anggaran Dikupas
- Aliansi Poros Tengah Wadul ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Tanah Diduga Diserobot Akses Tambang
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Pastikan Aspirasi Warga Jadi Dasar Regulasi
Politikus PKB itu mengatakan pendidikan moral Islamiyah menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak, disiplin, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi membuat penguatan nilai-nilai moral dan keislaman semakin penting bagi generasi muda.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah bersama PC Pagar Nusa Bangil sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun karakter masyarakat yang religius, santun, dan cinta tanah air,” jelas Ning Fitri yang disambut tepuk tangan peserta.
Ia menilai Pagar Nusa tidak hanya berperan menjaga tradisi pencak silat dan budaya pesantren.
Lebih dari itu, organisasi tersebut juga menjadi wadah pembinaan moral, kedisiplinan, persaudaraan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.
Aida menegaskan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, pesantren, organisasi keagamaan, dan pemerintah perlu terus diperkuat agar pendidikan moral Islamiyah mampu melahirkan generasi berakhlakul karimah dan memiliki komitmen menjaga persatuan bangsa.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




