Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat podcast bersama BANGSAONLINE dalam program Jawara atau akronim dari Jagongan Wakil Rakyat.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya membangun infrastruktur desa wisata yang terintegrasi dengan tata ruang dan ramah lingkungan.
Hal tersebut disampaikan dalam diskusi bertema 'Rasa Lokal, Daya Global: Menata Infrastruktur Desa Wisata Pasuruan' bersama anggota dewan HM. Yusuf Daniyal, H. Eko Suyono, dan M. Aminudin, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan di program Jawara atau akronim dari Jagongan Wakil Rakyat.
Menurut Yusuf, potensi kuliner dan wisata Pasuruan sangat besar, namun belum diikuti kesiapan zonasi desa wisata.
“Banyak desa punya kuliner khas, tapi tata ruangnya belum siap menerima lonjakan wisatawan. Blueprint desa wisata sedang kami benahi,” ujarnya.
Sementara itu, Eko menekankan pentingnya akses jalan dan fasilitas umum. Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan mengawal pelebaran jalur wisata, pembangunan kantong parkir terpadu, serta penerangan jalan umum agar wisatawan lebih nyaman.
“Kuliner enak tidak akan laku kalau akses jalannya rusak,” katanya.
Sedangkan Aminudin menyoroti aspek lingkungan. Ia menegaskan perlunya pengelolaan sampah kuliner melalui bank sampah desa dan pembatasan plastik sekali pakai.
“Wisata harus tumbuh bersama kesadaran masyarakat menjaga kebersihan,” ucapnya.
Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan juga mendorong pengembangan pasar kuliner terpusat, fasilitas umum yang layak, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan manajemen wisata. Kolaborasi lintas sektor dengan Dinas Pariwisata dan UMKM disebut sebagai kunci keberhasilan.
“Target kami, semua jalur wisata di Pasuruan aman dan nyaman dilalui, dengan tata ruang yang ramah investasi dan lingkungan,” kata Yusuf. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




