Diduga Korban KDRT, Ibu 3 Anak di Surabaya Dilaporkan Hilang Kabur dari Rumah

Diduga Korban KDRT, Ibu 3 Anak di Surabaya Dilaporkan Hilang Kabur dari Rumah Keluarga Lusi saat menunjukkan foto Lusi yang dilaporkan hilang

“Dari saya laporan karena wilayah rumah saya ikut hukum Polsek Tegalsari sehingga saya disuruh lapor kesana,” ungkap Danang lagi.

Atas petunjuk dari agar laporan ke Polsek Tegalsari, lantas Danang menuju ke Polsek Tegalsari.

“Jadi setelah dari Polsek Tegalsari saya menemui pihak SPKT, ternyata saya disuruh menunggu dulu dan saya disuruh laporan ke radio Suara Surabaya, begitu katanya,” tutup Danang.

Dari laporan Danang tentang istrinya yang hilang, Harian Bangsa mencoba mendatangi rumah ayah Lusi Febrianti.

 Wanto dan istrinya mengaku tidak mengetahui  posisi anak pertamanya Lusi Febrianti sekarang berada.

“Memang terakhir berkunjung dirumah, saya lihat mereka (Lusi dan Danang) sedang cek cok, sehingga putri pertama saya itu tidak mau diajak pulang oleh suaminya. Dan pada Minggu (25/5/2025) sore sempat pamitan pergi kearah Korem,” ucap Wanto, Jumat (30/5/2025).

Wanto juga menceritakan kemelut rumah tangga yang dialami putri pertamanya selama 7 tahun berumah tangga dengan Danang.

“Kerap putri saya Lusi menceritakan bahwa sering di aniaya oleh Danang dengan cara melempari barang kemukanya. Hampir 6 tahun dialami oleh putri saya, dan kemarin hari minggu saat disini (rumah Wanto) terlihat pelipis mata kiri putri saya membiru,” ujar Wanto.

“Dari kejadian ini saya keputusan saya serahkan semua ke Lusi, apakah nantinya akan melaporkan yang dilakukan oleh Danang ke Polisi atau bagimana. Karena kasihan juga, setelah menikah dengan Danang bukan hanya menjadi korban juga putri saya pertama terpaksa pindah keyakinan yang dulunya muslim dan 7 tahun yang lalu harus pindah agama,” tambahnya. (rus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO