Dahlan Iskan dalam acara Inspirasi Nasional, Pemuda Hebat yang digelar Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur, Selasa 12 Mei 2026. Foto: MMA/bangsaonline
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Ternyata Dahlan Iskan, tokoh pers nasional, mahir bahasa Inggris setelah tua. Sebelumnya ia tak bisa bahasa Inggris. Ia pun mengaku minder alias tak confidence. Karena itu ia tak ingin anaknya mengalami nasib sama dengan dirinya. Ia sekolahkan anaknya sejak kecil di Amerika Serikat.
“Waktu itu saya tidak bisa bahasa Inggris. Saya kirim anak saya ke Amerika. Saya tidak percaya Amerika membuat anak saya jadi orang pintar, tapi pasti bisa bahasa Inggris,” ujar Dahlan Iskan dalam acara Inspirasi Nasional, Pemuda Hebat yang digelar Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur, Selasa 12 Mei 2026.
BACA JUGA:
- Dahlan Iskan Pernah Tak Naik Kelas karena Sibuk Manggung Ikut Orkes
- Keren! Bahas Financial Freedom, Dahlan Iskan Tampil Energik di Depan Santri MBI Amanatul Ummah
- Dahlan Iskan Kunjungi Kota Pudak, Wakil Bupati Gresik Jabarkan Pelbagai Potensi Lokal
- Mabes Polri Hentikan Kasus Dahlan Iskan, Ini Kata Kuasa Hukumnya
Kenapa Dahlan Iskan yang dikenal punya disiplin tinggi sempat tak bisa bahasa Inggris? Ternyata ini terkait dengan guru bahasa Inggris saat dia duduk di bangku sekolah.
“Guru bahasa Inggris saya anggota DPR, politisi,” ujar mantan Menteri BUMN itu.
Menurut Dahlan Iskan, guru bahasa Inggris-nya jarang mengajar.
“Mengajar dua bulan sekali,” tambahnya.
Dahlan Iskan baru mahir berbahasa Inggris setelah menjadi bos di Jawa Pos. Saat itu Dahlan Iskan ngotot belajar bahasa Inggris secara otodidak. Dengan disiplin tinggi.
Nah, berkat semangat dan disiplin tinggi akhirnya mengubah segalanya. Dahlan Iskan bukan hanya mahir berbahasa Inggris tapi juga mahir bahasa Mandarin. Ia belajar bahasa Mandarin saat sudah ngantor di Graha Pena, gedung megah di Jalan A Yani Surabaya yang ia bangun saat menjabat CEO Jawa Pos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




