Hunian tapak ramah lingkungan tipe 36 yang dibangun menggunakan Precise Interlock Brick dari semen hijau SIG di kawasan IKN dalam waktu 15 hari. FOTO: ist
JAKARTA,BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) periode Januari s/d September Tahun 2024.
Untuk volume penjualan sebanyak 28 juta ton, pendapatan tercatat sebesar Rp 26,29 triliun, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 20,27 triliun, EBITDA tercatat sebesar R p4,3 triliun, dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 720 miliar.
BACA JUGA:
- SIG Raih Predikat Excellent di Ajang HSE 2026 Berkat Zero Fatality
- SIG Kirim 36.000 Bata Interlock Presisi untuk Pembangunan Huntap di Kampung Talang Padang
- SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk Proyek RDMP Balikpapan
- Gelar Infrastructure Summit, SIG Perkuat Kolaborasi untuk Ciptakan Peluang Bisnis di 2026
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menyampaikan, kondisi industri semen domestik belum menunjukkan perbaikan yang signifikan pada periode sembilan bulan pertama Tahun 2024.
Kondisi ini berdampak pada penurunan volume penjualan SIG, khususnya pada segmen semen kantong. Namun demikian, SIG berhasil mengamankan penjualan di segmen curah sehingga mengalami kenaikan sebesar 3% yoy.
"Di tengah kondisi industri semen domestik yang menantang, SIG mampu mempertahankan capaian kinerja profitabilitas yang positif. SIG berhasil membukukan pendapatan mencapai Rp 26,29 triliun dengan EBITDA tercatat sebesar Rp 4,3 triliun, dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar sebesar Rp 720 miliar," ucap Vita Mahreyni, Jumat (1/11/2024).
SIG kata Vita, juga berhasil mencatatkan penurunan biaya keuangan bersih 13,5% lebih rendah yoy, sejalan dengan saldo utang berbunga yang lebih rendah sebesar Rp 3,49 triliun dibandingkan dengan posisi 30 September 2023.
Vita menambahkan, SIG optimis industri semen domestik memiliki prospek yang baik, menyusul komitmen pemerintah untuk melanjutkan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek strategis lainnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




