Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. foto: ist.
JAKARTA,BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memasok 10.000 ton semen untuk pembangunan Jembatan Kabanaran.
Jembatan Kabanaran terbentang sepanjang 2,3 kilometer di jalur lintas selatan Jawa, menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Bantul, yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025 lalu.
BACA JUGA:
- SIG Raih Predikat Excellent di Ajang HSE 2026 Berkat Zero Fatality
- SIG Kirim 36.000 Bata Interlock Presisi untuk Pembangunan Huntap di Kampung Talang Padang
- SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk Proyek RDMP Balikpapan
- Gelar Infrastructure Summit, SIG Perkuat Kolaborasi untuk Ciptakan Peluang Bisnis di 2026
Sebelum jembatan terbangun, pengguna jalan harus memutar sejauh 15 kilometer dengan waktu tempuh hingga 30 menit.
Pada masa pembangunan proyek konstruksi yang menjadi salah satu infrastruktur strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan selatan Pulau Jawa tersebut, SIG memasok produk semen UltraPro untuk mendukung berbagai tahapan pembangunan, mulai dari struktur bawah (bored pile dan pile cap) yang menyalurkan beban ke tanah, hingga struktur atas (kolom, balok, dan deck) yang menopang dan mendistribusikan beban jembatan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kontribusi SIG dalam proyek pembangunan Jembatan Kabanaran merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap program pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Kami berkomitmen menyediakan produk berkualitas dan layanan terbaik untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Jembatan Kabanaran tidak hanya memperkuat konektivitas antar daerah, tetapi juga memberikan dampak sosial ekonomi yang besar bagi masyarakat, mulai dari akses transportasi yang lebih efisien hingga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi di kawasan pesisir," ujarnya Kamis (11/12/2025).
Dari sisi desain, Jembatan Kabanaran dibangun dengan konsep Multi-Arch Bridge yang menggabungkan Corrugated Steel Plate (CSP) dan mortar busa, menghasilkan struktur yang kuat sekaligus memiliki tampilan elegan dan futuristik.
Keindahan jembatan ini diperkuat dengan ornamen khas Yogyakarta, seperti ikon gunungan yang merepresentasikan filosofi kehidupan, serta motif sulur keris dan batik nitik yang melambangkan keterbukaan budaya.






