HET Minyakita Naik, Pemerintah Tunggu Stabilitas Harga CPO

Ringkasan Berita
  • Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita akan dinaikkan dalam dua minggu ke depan, berdasarkan kesepakatan pemerintah yang diumumkan Menteri Perdagangan.
  • Angka HET baru belum ditetapkan karena masih menunggu pembahasan antar kementerian dan lembaga serta stabilitas harga CPO dan TBS.
  • Penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan kenaikan harga bahan baku (CPO) dan biaya produksi, serta aturan HET yang telah berlaku sejak 2024.
  • HET Minyakita saat ini masih Rp15.700 per liter, dan kenaikan akan ditetapkan setelah harga bahan baku stabil.

BANGSAONLINE.com - Pemerintah melalui Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menyatakan akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita dalam waktu dua minggu ke depan.

“Hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi untuk Minyakita,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Kendati demikian, ia menegaskan HET terbaru belum ditentukan karena masih menunggu pembahasan lebih lanjut antar kementerian dan lembaga. 

Penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan kenaikan harga crude palm oil (CPO) serta biaya produksi.

Selain itu, pemerintah memantau harga tandan buah segar (TBS) yang sempat turun. HET baru akan ditetapkan setelah harga CPO dan TBS stabil.

“Setelah harganya stabil, baru ditetapkan berapa angka kenaikan HET Minyakita,” kata Budi.

Saat ini, HET Minyakita masih berlaku Rp15.700,00. per liter. Penyesuaian dilakukan karena harga bahan baku meningkat dan aturan HET telah berlaku lebih dari tiga tahun sejak 2024. (rom)