Simak Cara Atasi Penarikan Nikotin dalam Proses Berhenti Merokok. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Saat memutuskan berhenti merokok, tubuh tidak lagi terpapar nikotin. Maka dari itu tubuh perlu beradaptasi dengan gaya hidup yang baru.
Ketika memulai gaya hidup yang baru tanpa nikotin, kadar dopamin dalam tubuh berkurang secara signifikan. Dopamin merupakan neurotransmitter atau bahan kimia otak yang membuat tubuh merasa nyaman.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Penurunan kadar dopamin dapat memicu depresi. Perokok aktif kerap mengandalkan nikotin setelah merasakan stres. Namun, selama Anda memahami bahwa semuanya butuh proses, dan apa yang Anda rasakan itu normal maka Anda dapat melewati masa sulit untuk bisa berhenti merokok.
Berikut cara mengatasi penarikan nikotin:
1. Rutin olahraga
Olahraga dapat mengalihkan perhatian Anda dari keinginan merokok. Hasil studi menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi intervensi yang efektif untuk mencegah dan mengobati gejala depresi dari efek penarikan nikotin. Olahraga dapat melepaskan endorfin di otak, sehingga meningkatkan suasana hati.
2. Ciptakan tujuan yang realistis
Tetapkanlah tujuan yang realistis dalam hidup Anda, jangan melampaui kemampuan. Anda dapat berbagi tujuan Anda menjadi tahapan kecil agar bisa menyelesaikannya dengan baik.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




