Begini Pesan Gubernur Khofifah saat Kukuhkan Pengurus YKI Jatim

Begini Pesan Gubernur Khofifah saat Kukuhkan Pengurus YKI Jatim Gubernur Khofifah saat mengukuhkan Pengurus YKI Jatim.

"Artinya PHBS pola hidup bersih dan sehat juga harus berseiring, oleh karena itu pendekatan memang harus secara komprehensif," ungkapnya.

Selain itu, Gubernur juga menuturkan bahwa program - program paliatif juga bisa dilakukan secara komprehensif dan di banyak titik sebagai bentuk support kepada mereka.

"Yang bisa kita lakukan sesungguhnya cukup banyak, energi kita memungkinkan untuk bisa menyiapkan program-program paliatif," pungkasnya.

Pengurus YKI Jatim periode 2022-2027 dikukuhkan berdasarkan SK No. 114 SK Cabang V Tahun 2022 tanggal 12 Mei 2022 tentang pengukuhan Indonesia Jawa Timur masa bakti 2022-2027. Pengurus YKI cabang koordinator Jatim juga dikukuhkan secara virtual oleh Ketua Umum YKI Pusat, Prof. Aru Wisaksono Sudoyo.

Pengukuhan tersebut dilakukan secara simbolis kepada 9 orang pengurus serta ditandai dengan penyematan pin oleh Gubernur Jawa Timur dan diikuti oleh 41 orang pengurus lainnya. Aru mengatakan bahwa Indonesia memiliki tugas untuk menurunkan angka kanker sampai 30 persen di 2030. 

Sedangkan di Indonesia, 70 persen pasien kanker datang sudah pada stadium 3 dan 4. Oleh karenanya ia menyebut, promotif deteksi dini pada hakekatnya merupakan tugas utama bersama.

"Deteksi dini itu menjadi prioritas menjadi tugas dari kementerian kesehatan dan masyarakat, selama ini kita lebih banyak pada hal - hal yang kuratif," kata Aru.

Senada dengan pesan Ketua YKI Pusat, Ketua YKI Jatim, Joni Wahyuhadi, melaporkan banyak sekali penderita kanker yang datang ke rumah sakit sudah dalam stadium akhir. Sehingga, upaya untuk memaksimalkan kesembuhan menjadi lebih kecil. 

Dengan demikian, ia bertekad akan banyak melakukan upaya preventif dengan cara sosialisasi deteksi dini yang lebih masif dengan melibatkan media massa ataupun sosialisasi oleh organisasi-organisasi masyarakat.

"Salah satu target Kami nanti bagaimana kanker payudara ini bisa terdeteksi lebih dini jumlah angka kesembuhannya menjadi lebih banyak," ucap Joni. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO