Ilustrasi. Foto: Pixabay
BANGSAONLINE.com - Kebiasaan menggunakan earphone saat tidur masih sering dilakukan sebagian orang untuk mendengarkan musik, podcast, atau suara relaksasi. Namun, penggunaan earphone dalam waktu lama, terutama dengan volume tinggi, dapat berdampak buruk pada kesehatan pendengaran.
Telinga manusia memiliki batas toleransi terhadap intensitas suara. Paparan suara keras dalam durasi panjang berisiko menurunkan kualitas pendengaran secara bertahap tanpa disadari.
Secara umum, suara dengan intensitas 30-50 desibel masih tergolong aman, sementara kebisingan tinggi dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga gangguan fungsi telinga.
Gangguan pendengaran akibat earphone dipengaruhi oleh durasi penggunaan, frekuensi pemakaian, tingkat volume, serta kondisi lingkungan sekitar. Semakin tinggi volume, semakin besar risiko kerusakan organ pendengaran jika digunakan terus-menerus.
Selain itu, penggunaan earphone saat tidur dapat menimbulkan ketidaknyamanan akibat tekanan perangkat yang menempel lama di telinga. Kondisi ini bisa mengganggu kualitas istirahat dan menimbulkan iritasi.
Para ahli kesehatan menganjurkan penggunaan earphone secara bijak, termasuk membatasi durasi pemakaian dan menghindari volume terlalu keras. Telinga juga perlu diberi waktu istirahat dari paparan suara agar fungsi pendengaran tetap terjaga.
Langkah sederhana seperti menggunakan pakaian hangat saat tidur, menjaga daya tahan tubuh, serta menghindari kebiasaan mendengarkan audio dengan earphone sepanjang malam dapat membantu mencegah risiko gangguan pendengaran di masa depan. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




