Kamis, 29 Juli 2021 10:50

Bahasa Inggris Ada TOEFL, Bahasa Indonesia Punya UKBI, Balai Bahasa Jawa Timur Gencarkan Sosialisasi

Kamis, 03 Juni 2021 13:33 WIB
Editor: Redaksi
Bahasa Inggris Ada TOEFL, Bahasa Indonesia Punya UKBI, Balai Bahasa Jawa Timur Gencarkan Sosialisasi
Koordinasi Diseminasi Pembinaan Kemahiran Berbahasa Indonesia di Grand Mercure Surabaya Lantai 5, Rabu (2/6).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Balai Bahasa Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Jatim menggelar Koordinasi Diseminasi Pembinaan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Pemangku Kepentingan Seluruh Wilayah Jawa Timur, Rabu (2/6/2021).

Kegiatan tersebut bersifat luring di Grand Mercure Surabaya Lantai 5. Peserta kurang lebih 68 orang dari dinas pendidikan seluruh Jawa Timur dan ketua jurusan bahasa perguruan tinggi se-Jatim, serta organisasi media, mulai 1 hingga 4 Juni 2021.

Acara ini bertujuan untuk meluncurkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) adaptif guna mengukur kemahiran Bahasa Indonesia sekaligus sebagai sosialisasi kepada semua pemangku kepentingan sebagai perpanjangan tangan daerah.

Program tersebut dibuka langsung oleh Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Dr. Abdul Khak, M.Hum.

BACA JUGA : 

Pemprov Jatim Kejar Target Vaksinasi 70 Persen Pelajar untuk Kekebalan Komunal

Pemprov Jatim Siap Gelar Pendidikan Tatap Muka Terbatas

​SNMPTN TA 2021 Tinggal Tiga Hari Lagi, Gubernur Khofifah Berharap Jatim Raih Siswa Lolos Terbanyak

BBJT Siapkan Penghargaan Bahasa Jadi Bergengsi Bagi Kabupaten/Kota

Ari Setyorini, S.Pd. selaku Kepala Tata Usaha Balai Bahasa Jawa Timur mengatakan, bahwa acara tersebut bertujuan untuk mempekenalkan kembali UKBI sebagai syarat. Misalnya, ketika warga negara asing ke Indonesia disarankan agar mengantongi sertifikat UKBI.

"Sesuatu yang terus tetap kita laksanakan, siapa lagi yang bangga bahasanya sendiri selain bangsanya sendiri. Kalau kita ke luar negeri saja kita harus tes TOEFL," kata Ari.

"Makanya kita harus tetap menjaga dan melestarikan Bahasa Indonesia. Maka orang luar-pun ketika masuk ke negara kita juga harus wajib mengikuti tes UKBI," tambah Ari saat diwawancarai.

Dia berharap UKBI dilakukan untuk seluruh pemangku kepentingan agar tetap melestarikan cara berbahasa yang baik dan benar dan menjadi standar khusus kelulusan universitas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Jawa Timur yang diwakili oleh Diah Junijanti menambahkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan agar semua para pemangku kepentingan mengikuti UKBI yang menunjukkan kemampuan berbahasa Indonesia.

"Kemampuan inilah semacam kebanggaan pemersatu bahasa, seratus persen harus kita dukung adanya semua yang pemangku kepentingan ini melakukan uji kompetensi itu," jelas Diah.

Selanjutnya, tingkat keberhasilan kegiatan ini akan dievaluasi sekaligus untuk menciptakan UKBI menjadi uji kompetensi paten bagi siapa saja yang mendaftar ke instansi-instansi tertentu khususnya instansi maupun pengajar Bahasa Indonesia.

UKBI Adaptif Merdeka sendiri diresmikan pada 29 Januari 2021 oleh Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarim. UKBI ini tidak harus bertatap muka, tetapi dapat dilakukan daring dengan dukungan jaringan yang memadai.

Balai Bahasa Jawa Timur selama ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. "Lembaga pendidikan mulai menengah sampai perguruan tinggi, kepolisian, kejaksaan merupakan mitra kami. Termasuk tentunya organisasi media seperti PWI dan AMSI Jatim," tutur Ari Setyorini. (*)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...