Suhendro saat menunjukkan foto kopi surat pengaduan. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sejumlah warga Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, mendatangi Rumah Sakit (RS) Aura Syifa di Jalan Joyoboyo Dlopo No.42, Senin (23/2/2026).
Kedatangan mereka, yang didampingi pengurus Grib Jaya Kabupaten Kediri, bertujuan menanyakan tindak lanjut atas surat pengaduan terkait dugaan pencemaran lingkungan dari aktivitas operasional rumah sakit tersebut.
BACA JUGA:
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
- Antisipasi Kepadatan Kaliombo, Dishub Kota Kediri Siagakan Petugas dan Pantau Arus Lalin Lewat ATCS
Juru bicara warga, Suhendro, menyampaikan bahwa pihak manajemen belum bisa menemui warga karena pengaduan masih dipelajari.
“Tadi melalui Pak Andri Yulianto, disampaikan bahwa pihak manajemen belum bisa menemui, karena surat pengaduan masih dipelajari,” ucapnya.
Menurut dia, warga sudah beberapa tahun terakhir mencium bau menyengat hampir setiap hari pada waktu tertentu. Beberapa warga juga mengaku mengalami gangguan kesehatan seperti batuk berkepanjangan dan sesak napas.
“Sebelumnya tidak pernah seperti ini. Sekarang baunya cukup menyengat dan kami khawatir dengan dampaknya bagi kesehatan anak-anak dan lansia,” kata Sekretaris Grib Jaya Kabupaten Kediri itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




