Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menerima piagam rekor MURI.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi meluncurkan Pameran dan Bedah Buku Karya Insan Pendidikan tingkat SMA, SMK, dan PKLK yang digelar di Atrium Grand City Surabaya, 3–5 Oktober 2025. Acara ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Tak sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi panggung apresiasi sekaligus ruang ekspresi bagi para guru, kepala sekolah, dan siswa untuk menunjukkan potensi, inovasi, serta dedikasi mereka bagi kemajuan pendidikan.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
Ribuan karya kreatif ditampilkan, mulai dari buku, karya tulis ilmiah, karya seni, hingga produk inovatif hasil riset dan imajinasi para insan pendidikan Jawa Timur.
Puncak kebanggaan hadir ketika 1.580 buku hasil karya pelajar dan pendidik Jawa Timur resmi tercatat dalam rekor MURI, menjadi simbol produktivitas literasi yang membanggakan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar soal rekor, melainkan tentang nilai dan makna dari setiap karya yang dihasilkan.
"Buku-buku karya dari cabang dinas, kepala sekolah, guru, dan siswa semua ini akan bermanfaat bagi dunia. Bukan hanya bagi Jawa Timur, bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia," ujarnya.
Khofifah menekankan, keberhasilan ini mencerminkan semangat pencerahan yang lahir dari dunia pendidikan Jawa Timur.
"Bukan soal rekor MURI-nya, tapi substansi dari 1.580 buku ini adalah kontribusi nyata bagi pendidikan dan pencerahan warga dunia," lanjutnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




