Selasa, 15 Juni 2021 03:59

Dinilai Kurang Transparan, Proses Pembentukan Panitia Pilkades Jember Akan ​Dikawal Langsung DPRD

Selasa, 04 Mei 2021 17:09 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Dinilai Kurang Transparan, Proses Pembentukan Panitia Pilkades Jember Akan ​Dikawal Langsung DPRD
Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni. (foto: ist)

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Komisi A DPRD Jember akan terjun langsung untuk mengawal proses pembentukan panitia pemilihan kepala desa. Hal ini dilakukan lantaran adanya beberapa desa yang dinilai kurang transparan dalam proses pembentukan panitia pemilihan kepala desa, yakni tanpa melakukan sosialisasi terlebih dahulu, sehingga masyarakat menjadi tidak tahu.

"Proses pemilihan panitia kepala desa ini sudah menjadi atensi Komisi A, sebab ada beberapa desa yang infonya masuk ke kami, karena masyarakat tidak tahu-menahu adanya panitia pemilihan," kata Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni, Selasa (4/5/2021).

Seharusnya, kata Tabroni, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember proaktif mengawasi proses pelaksanaan pilkades. "DPMD Jember harus tahu atau turun langsung untuk mengawasi prosesnya," katanya.

Jika masih ada masalah, Komisi A DPRD Jember akan meminta kepada DPMD untuk menginstruksikan desa yang dirasa tidak sesuai mekanisme untuk mengulang proses pembentukan panitia pilkades.

BACA JUGA : 

Sudahi Dualisme di Tubuh Persid, Masing-masing Ketua Serahkan Kepengurusan ke Bupati Hendy

Gelar Siraman Rohani untuk Para Pejabatnya, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjoun Undang Gus Miftah

Terbesar di Jember, Temuan BPK Soal Kebocoran Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Jadi Sorotan Masyarakat

DPRD Jember Minta BPK Audit Investigasi Dana Covid-19 Rp 107 Miliar

"Kami minta DPMD segera mengambil langkah, agar masyarakat ikut serta dalam pelaksanaan pilkades. Kalau masih ada yang tidak sesuai aturan, kami minta untuk diproses ulang dari awal," tegas Politikus PDI Perjuangan tersebut.

Diketahui, total anggaran yang disiapkan oleh pemerintah yang bersumber dari APBD untuk masing-masing desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa sebesar Rp150 juta.

"Pemerintah telah menganggarkan sekitar 150 juta per desa, tetapi ini masih akan kami sesuaikan lagi. Anggaran sebesar itu akan kami sesuaikan lagi dengan jumlah pemilih yang ada di daerah tersebut," ungkapnya.

Sebagai informasi, pada bulan Agustus 2021 mendatang, ada sekitar 59 desa di Kabupaten Jember akan menggelar pelaksanaan pilkades serentak. (yud/zar)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...