Bupati Jember saat memberi keterangan ke awak media.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember memastikan akan memperluas cakupan penerima insentif keagamaan mulai tahun depan.
Tidak hanya para guru ngaji, ketua kelompok pengajian juga akan mendapatkan bantuan serupa, namun dengan aturan ketat untuk mencegah adanya penerima ganda.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Langkah ini menandai perubahan dari kebijakan sebelumnya yang hanya berfokus pada pemberian insentif kepada para guru ngaji. Tahun depan, pemerintah daerah berencana menambahkan ketua pengajian sebagai kelompok penerima baru.
“Insyaallah tahun depan semua ketua pengajian akan kami beri insentif,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, dalam pertemuan bersama tokoh agama dan para penggerak majelis taklim, Minggu (30/11/2025).
Selama ini, Pemkab Jember telah menyalurkan bantuan kepada kurang lebih 22 ribu guru ngaji, masing-masing mendapatkan insentif sebesar Rp1,5 juta.
Program tersebut dinilai membantu memperkuat posisi para pendidik agama dalam mendampingi masyarakat di bidang moral dan spiritual.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




