Rabu, 12 Mei 2021 02:41

Sadis, Tersinggung, Adik Tega Babat Celurit Perut Kakaknya saat Berbuka Puasa

Jumat, 16 April 2021 10:06 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yeyen
Sadis, Tersinggung, Adik Tega Babat Celurit Perut Kakaknya saat Berbuka Puasa
Kejadian pembunuhan di Desa Tlontohraja Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Di mana seorang adik tega menebas perut kakaknya hingga tewas.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE. com - Entah apa yang ada dalam pikiran Jae (20), warga Desa Tlontohraja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura. Dia tega menebabat perut kakaknya hingga tewas dengan usus terburai. Kejadian tragis itu terjadi Kamis (15/04/21) sekitar pukul 17.30 saat seluruh keluarga akan berbuka puasa.

Korban M (33) yang tewas akibat kebrutalan adiknya itu sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tetap tidak bisa diselamatkan.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo membenarkan kejadian tersebut. Menurut kapolres, peristiwa itu bermula saat korban M sedang berada di depan teras rumahnya menunggu azan Maghrib untuk berbuka puasa. Tiba-tiba tersangka J (adik korban) keluar dari kamarnya langsung menebas perut kakaknya dengan celurit hingga robek dan ususnya terburai.

Tersangka kemudian melarikan diri dan sempat dihadang oleh warga sekitar. Namun karena pelaku memegang celurit, warga tidak jadi menangkapnya karena takut jadi sasaran.

BACA JUGA : 

Jelang Idulfitri, Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pantau

Penyekatan di Raya Ambat Pamekasan, Petugas Gabungan Cegat Pengendara yang Terindikasi Mudik

Wakapolres Pamekasan Pantau Pospam Penyekatan di Raya Ambat

Satgas Covid-19 Pusat dan Polda Jatim Monitoring PPKM Mikro di Kabupaten Pamekasan

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit namun tidak tertolong sehingga meninggal dunia," kata AKP Adhi Putranto Utomo, Jumat (16/04/21).

Kasatreskrim menambahkan, informasi sementara, pembunuhan tersebut terjadi akibat tersangka J tersinggung dan sakit hati atas ucapan kakaknya. Tersangka saat ini sudah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan guna mendalami motif dari pembunuhan tersebut.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman hukuman penjara paling 15 tahun. (yen/ns)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...