Jumat, 26 Februari 2021 02:51

​PDIP Desak Pemkab Kediri Bentuk Tim URC untuk Pantau Jalan dan Jembatan

Sabtu, 23 Januari 2021 15:00 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
​PDIP Desak Pemkab Kediri Bentuk Tim URC untuk Pantau Jalan dan Jembatan
Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri Murdi Hantoro (baju putih) didampingi Ketua Fraksi PDIP Wasis dalam sebuah kesempatan, belum lama ini. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menyusul jebol dan putusnya jembatan Gedangsewu, penghubung antara Kecamatan Pare dan Kepung, PDIP Kabupaten Kediri mendesak Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk membentuk tim guna memantau jembatan dan jalan di seluruh Kabupaten Kediri.

"Usulan kami ke depan, Dinas PUPR harus punya URC (Unit Reaksi Cepat) atau apapun namanya yang bertugas keliling memantau kondisi jalan dan jembatan di seluruh Kabupaten Kediri," kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri Murdi Hantoro melalui aplikasi percakapan WhatsApp (WA), Sabtu (23/1).

Menurut Murdi, selain terus memantau, Tim URC juga menyediakan nomor khusus agar masyarakat bisa melaporkan kondisi jembatan atau jalan yang membutuhkan tindak lanjut.

"Intinya kalau ada kerusakan jalan atau jembatan yang sifatnya ringan/kecil, hari itu juga langsung ada penanganan, tidak perlu menunggu lelang dan sebagainya. Lha soal anggaranya, nanti bisa dibahas di banggar, yang penting ada payung hukumnya. Sehingga pengguna jalan merasa nyaman ketika berkendara," imbuh Murdi.

Murdi meminta agar pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kediri diberikan perhatian khusus. Untuk pembangunan jalan, Murdi menyarankan ada kriteria-kriteria karena hampir setiap tahun rusak dan perlu dana perawatan, khususnya jalan aspal. 

"Maka solusinya, PDIP Kabupaten Kediri mengusulkan ke depan pengaspalan cukup di jalan protokol, sedangkan jalan desa cukup dipaving yang kualitasnya bagus. Karena paving lebih kuat/awet dari aspal. Di samping itu kalau ada kerusakan, pemerintah desa langsung bisa membenahi. Selain itu dengan dipaving, air masih bisa meresap ke dalam tanah lewat sela-sela paving," pungkas Murdi Hantoro.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Gedangsewu yang terletak di perbatasan Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare dan Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, putus diduga tergerus air sungai. Jembatan penghubung tiga Kecamatan yaitu Pare, Puncu, dan Kepung tersebut putus sekira pukul 00.30 WIB, Sabtu (23/1/2021) dini hari.

Akibat putusnya jembatan yang sering disebut jembatan Bong Cino itu, sebuah mobil Toyota Fortuner warna putih Nopol AG 1885 FC nyungsep dan terperosok masuk ke lubang jembatan. Untungnya tidak sampai masuk ke sungai, karena masih tertahan bongkahan jembatan.

Mobil berhasil dievakuasi setelah pemilik meminta bantuan truk untuk menarik mobil dari lubang jembatan. (uji/ns)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Kamis, 25 Februari 2021 07:52 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan kondang ini memang punya wawasan luas tentang ekonomi. Maklum, ia punya background sebagai pengusaha sukses. Bahkan mantan menteri BUMN. Maka ketika menulis tentang revaluasi aset negara sangat...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...