Rabu, 21 April 2021 05:26

​Calon Wali Kota-Bupati yang Menang Jangan Tasyakuran, Ini Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir

Sabtu, 12 Desember 2020 08:08 WIB
Editor: mma
​Calon Wali Kota-Bupati yang Menang Jangan Tasyakuran, Ini Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir
KH Afifuddin Muhajir. foto: mma/ bangsaonline.com

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Pakar Ushul Fiqh KH Afifuddin Muhajir menegaskan bahwa pada dasarnya jabatan adalah amanat. Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo itu lalu mengutip sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam kepada Abu Dzarr:

إنها أمانة و إنها يوم القيامة خزي و ندامة

Artinya, Sungguh jabatan itu adalah amanah dan menjadi (sebab) kehinaan dan penyesalan pada hari kiamat.

“Tapi bagi orang yang mampu menjadikan jabatan sebagai ajang perjuangan dan mendapatkannya dengan cara dan proses yang benar, jabatan merupakan nikmat dan menjadi jalan tol menuju surga,” kata Kiai Afifuddin Muhajir kepada bangsaonline.com, Sabtu (12/12/2020).

BACA JUGA : 

​Tasyakuran Milad 19 Tahun, PKS Jatim Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Pembelaan pada Rakyat

Kiai Lim Restui Istrinya Dipinang Sebagai N1 atau N2 pada Pilkada Pasuruan 2024 Mendatang

Santer Soal Tasyakuran Dibubarkan Kapolsek Krian, Begini Penjelasan Kades Sidomulyo

Pelantikan Bupati Gresik Terpilih Diundur 25-26 Februari

Kiai santun yang selalu berpenampilan sederhana itu lalu mengutip Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

يوم من إمام عادل خير من عبادة ستين سنة

Artinya, (Kebijakan) satu hari saja dari pemimpin yang adil lebih baik dari ibadah selama 60 tahun.

“Karena jabatan lebih tampak dimensi amanahnya, maka orang yang mendapatkannya melalui pilkada misalnya, sebaiknya tidak perlu mengadakan tasyakuran,” kata Kiai Afifuddin mengimbau.

Lalu bagaimana untuk menyikapi kemenangan itu? “Kalau harus mengadakan acara, seharusnya tidak diniati tasyakuran, melainkan selametan dengan harapan bisa mampu menunaikan amanat dengan sebaik-baiknya,” tegas Wakil Rais Syuriah PBNU yang akan mendapat anugerah gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jawa Tengah itu. (mma).

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...